The news is by your side.

100-an Warga Datangi PN Denpasar Tolak Lelang Hotel Paradiso

0

Oleh: Rosid  |

Balicitizen.com, Denpasar – Sekitar 100-an warga mendatangi Pengadilan Negeri Kota Denpasar, Jumat (12/7). Mereka yang mengaku dari Konsorsium untuk Penegakan Hukum Indonesia (KOPHI) menuntut dibatalkannya eksekusi lelang hotel Kuta Paradiso.

Wakil Ketua PN Denpasar, Sobandi mengatakan massa yang datang meminta agar lelang eksekusi ditunda. Eksekusi tersebut merupakan permintaan bantuan dari Pengadilan Jakarta Pusat. Perkara juga sudah berjalan sejak 2006 silam dan dijadwalkan lelang eksekusi dilaksanakan oleh Kantor Lelang Negara. Pada kenyataannya lelang tersebut akhirnya dibatalkan.

“Saya dapat informasi belum bisa dilaksankan hari ini karena ada persyaratan yang belum dipenuhi. Satu diantaranya adalah adanya perkara pidana yang sedang berproses,” katanya, Jumat (12/7).

Massa yang datang tersebut membentangkan sejumlah spanduk. Intinya meminta lelang agar dibatalkan. Mereka kemudian membubarkan diri setelah ditemui oleh Sobandi. Aparat Kepolisian juga nampak berjaga-jaga di depan pintu PN Denpasar.

Sebagaimana diketahui, Ditjen Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (DJKN) melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Denpasar melelang Hotel Kuta Paradiso. Hotel Kuta Paradiso tersebut terdiri dari 3 SHGB yang dijual dalam 1 paket berikut perlengkapan hotel. Adapun nilai limit lelang tersebut Rp 749 miliar dengan jaminan Rp 374,5 miliar.

Batas akhir jaminan harus disetor pada 11 Juli 2019 dan batas akhir penawaran pada 12 Juli 2019 pada pukul 08.00 WIB. Namun kemudian dibatalkan karena ada satu dokumen yang dianggap belum lengkap.

“Pembatalan lelang ini sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dalam hal ini sesuai dengan Pasal 30 huruf a Permenkeu No. 27/PMK.06/2016 tentang petunjuk pelaksanaan lelang. Bukan karena ada tekanan atau maupun paksaan dari pihak lain,” tulis Kepala KPKNL Denpasar, Wahyu Nendro.

Dijelaskan SKT/SPKT untuk pelaksanaan lelang wajib dipenuhi setelah pemohon lelang mendapatkan penetapan jadwal lelang. Kemudian SPKT tersebut harus diterima oleh pejabat lelang sebelum pelaksanaan lelang. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.