The news is by your side.

15 Ribu Umat Hindu Sembahyang di Pura Sakenan

0

Denpasar, Bali – Setiap 210 hari atau enam bulan sekali, umat Hindu akan merayakan Kuningan. Seperti yang nampak di Pura Sakenan, yang berada di Serangan, Denpasar Selatan, Bali, ribuan umat Hindu berdatangan sejak pagi untuk melakukan persembahyangan. Mereka umumnya dari berbagai wilayah di Bali.

Wayan Leder, Ketua Panitia Lokal dari Desa Serangan memperkirakan, umat Hindu yang melakukan persembahyangan di Pura Sakenan jumlahnya 15.000. Untuk waktunya sendiri, sudah sejak kemarin banyak umat Hindu yang melakukan persembahyangan.

“Puncaknya hari ini hingga besok pagi. Namun akan terus ada hingga 8 Januari mendatang,” ucapnya.

Tak hanya dari Bali, umat dari luar Bali juga ada yang bersembahyang ke Pura Suci ini. Mereka umumnya berasal dari Jawa yang kebetulan sedang berada di Bali.

Mengingat banyaknya umat Hindu yang melakukan persembahyangan, pihak panitia menyediakan pos-pos kesehatan. Hal ini jika ada umat yang merasa sakit bia langsung ditangani.

Wakil Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali, Pinandita Ketut Pasek Swastika menjelaskan, Kuningan pada hakekatnya adalah rentetan dari Galungan. Hal tersebut ada di Lontar Sundarigama yang menjelaskan umat Hindu yang hendak menghaturkan sesaji dilakukan pada pagi hari. Juga diimbau menghindari lewat pada tengah hari.

“Hal ini karena diyakini bahwa pada tengah hari para Dewata dan Dewa Pitara kembali ke alamnya masing-masing setelah turun ke Bumi,” jelasnya.

Kendati demikian, ia tak melarang bagi umat Hindu yang melakukan persembahyangan pada sore atau malamnya. Desa (tempat), Kala (waktu) dan Tattwa (hakekat) tetap menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaannya.

Makna Kuningan sendiri, adalah untuk menempa jati diri secara rohani dalam rangka memenangkan dharma (kebaikan) terhadap adharma (kejahatan). Namun, tak semata ritual belaka namun benar-benar dilakukan dengan perbuatan dengan melenyapkan kekotoran pikiran. ( Ros / Ari )

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.