The news is by your side.

2 Pelajar Pelaku Pembunuhan Jalani 17 Adegan Rekonstruksi

0

Oleh: Rosid   |

Balicitizen.com, Badung – Dua pelajar SMA, Dewa Putu EAM (15) dan I Putu BWS (15) menjalani rekonstruksi pembunuhan terhadap I Kadek Roy Adinanta (23) serta menganiaya mahasiswa Agus Gede Nurhana Putra (19) hingga luka-luka. Guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, reka ulang dilaksanakan di halaman Polres Badung, Senin (3/9) sekitar pukul 15.30 wita.

Kasat Reskrim Polres Badung AKP Laorens Rajamangapul Haselo mengatakan, Dewa Putu EAM dan I Putu BWS memperagakan 17 adegan. Diawali setelah keributan di Kafe Madu di Desa Angantaka, Abiansemal, Badung, tersangka I Putu BWS membonceng Dewa Putu EAM mengendarai Honda Scoopy DK 6244 FAR.
Di Jalan Raya Angantaka menuju Kutri, kedua tersangka dikejar saksi I Made Novik Aryantara bersama temannya berinisial PJ. Dibelakangnya, kedua korban mengendarai Vario DK 5883 FH juga ikut melakukan pengejaran. ”Setibanya di traffic light di Banjar Kengetan, Singapadu, Gianyar, korban ke utara dan tersangka ke barat,”kata Laorens Rajamangapul Haselo.

Adegan kelima, I Putu BWS mengambil pisau besar (blakas) di rumahnya di Banjar Tunon, Desa Singakerta, Ubud, Gianyar kemudian diserahkan ke Dewa Putu EAM. Keduanya kembali berangkat mencari saksi dan korban ke persimpangan Banjar Samu, Sigaran, Abiansemal, Badung. “Saat melihat korban, tersangka berteriak sambil mengancungkan pisau,” ungkapnya.

Melihat tersangka membawa sajam, korban bersama saksi tancap gas menuju Jalan Kerasan, Sedang, Abiansemal, tapi sayangnya mereka terkejar dan dalam posisi kendaraan berdekatan, tersangka menendang motor korban hingga jatuh ke selokan. ”I Putu BWS menyuruh Dewa Putu EAM menebas korban tapi tidak mau. I Putu BWS akhirnya mengambil pisau dari Dewa Putu EAM,”beber perwira asal Papua ini.

Adegan 16, I Kadek Roy yang masih berada di selokan ditebas I Putu BWS di bagian punggungnya tiga kali hingga ayah dua anak asal Banjar Sigaran, Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal, Badung itu meninggal. Sedangkan Agus Gede Nurhana Putra yang berstatus mahasiwa dan masih satu banjar dengan almarhum I Kadek Roy ikut ditebas kepala kirinya sebanyak dua kali. “Setelah menganiaya kedua korban, tersangka pulang ke rumahnya,” tegasnya.

Rekonstruksi digelar untuk membuat terang peristiwa pidana yg dilaporkan serta memastikan posisi dan peran masing-masing tersangka. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.