The news is by your side.

3 Kurir Sabu Terjaring Operasi BNN Bali

0

Oleh: Ari   |

Balicitizen.com, Denpasar – Selama dua pekan, Tim Berantas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali mengagalkan penyelundupan narkoba melalui darat, laut dan udara. Petugas menangkap tiga orang kurir yang merupakan jaringan Aceh yaitu  Supriyadi, Amirrullah (27), Azhari (34). Sedangkan seorang lagi berinisial HM yang menyelundupkan 4 kilogram sabu masih buron.

Kepala BNNP Bali Brigjen I Putu Gede Suastawa tiga kurir narkoba asal Aceh tersebut beda jaringan.   “Mereka tidak saling kenal tapi target peredaran narkoba sama-sama di Bali,” ujar Suastawa didampingi Kabid Berantas AKBP Nyoman Sebudi, Kamis (29/8/2019).

Kali pertama tersangka Supriyadi (33) ditangkap di sebuah Hotel di Tuban, Kuta,  Minggu (18/8)  sekitar pukul 16.45 Wita. Dari pria asal Lhoksumawe Aceh itu  disita dua paket sabu seberat 500,80 gram yang disembunyikan dalam sepasang sandal. “Ini untuk kedua kalinya tersangka membawa sabu ke Bali dengan upah  Rp 25 juta,” ungkapnya.

Kemudian, tersangka Amirrulah asal Bireun Aceh dibekuk di area parkir Terminal Kedatangan Domestik Bandar Udara International I Gusti Ngurah Rai, Senin (26/8) sekitar pukul 00.15 dinihari. Barang bukti yang disita dua paket sabu seberat 499,45 gram. Modus tersangka menyelundupkan serbuk kristal bening dengan memasukan ke dalam sandal yang dipakainya. “Dia berangkat dari Medan tujuan Bali menumpang salah satu maskapai penerbangan. Tersangka baru pertama kali menyelundupkan narkoba dan diberi upah Rp 25 juta,” beber mantan Direktur Binmas Polda Bali ini.

Sementara Azhari (34) punya cara lain menyelundupkan narkoba. Tersangka menumpang pesawat dari Medan tujuan Lombok, NTB. Kemudian,  menyewa taksi menuju Pelabuhan Lembar dilanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Padangbai, Karangasem menumpang kapal Ferry. Tersangka yang sudah menjadi target ditangkap di area parkir Pelabuhan Padangbai, Rabu (28/8) sekitar pukul 04.30 wita dan barang buktinya dua paket sabu seberat 490,36 gram. “Tersangka baru sekali membawa sabu ke Bali dengan upah Rp 2 juta,”beber Suastawa.    

Pada kesempatan itu, Suastawa juga membeberkan penyitaan empat paket sabu seberat 3. 745,79 gram dari salah satu jasa ekspedisi di Jalan Kargo Permai Denpasar, Selasa (27/8) sekitar pukul 11.00. “Paket berisi sabu ini juga dikirim dari Aceh menggunakan jalur darat rute Medan-Jakarta-Bali,”tegasnya.

Modus penyelundupan dilakukan dengan menyembunyikan sabu ke dalam mesin las inverter kemudian dimasukan dalam  styrofoam dan ditutupi beberapa lembar  pakaian. “Kami sudah identifikasi penerima barang ini dan mudah-mudahan dalam waktu dekat tertangkap,”imbuhnya. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.