The news is by your side.

33 Rumah Ibadah di Buleleng Ajukan Permohonan Surat Aman Covid-19

0

Oleh: Ari   |

Balicitzen.com, Buleleng – Sebanyak 33 rumah ibadah di Kabupaten Buleleng ajukan permohonan surat aman Covid-19. Hal ini menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Agama Nomor 15 Tahun 2020 dan Surat Edaran Gubernur Bali tentang Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah di saat pandemi.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Buleleng Gede Suyasa mengatakan pihaknya menetapkan beberapa syarat dalam pengajuan surat permohonan. Syarat tersebut yakni penerapan protokol kesehatan dalam melaksanakan kegiatan beribadah. Selain itu, rumah ibadah juga harus mengantongi surat keterangan aman covid-19.

Setelah diajukan maka akan diveririvikasi oleh tim GTPP Buleleng. Setelah verifikasi akan GTPP Buleleng akan melakukan rapat untuk memutuskan rumah ibadah boleh beroprasi atau tidak.

“Nantinya, para Camat akan dibantu Babinsa, Babinkantibmas dan Perbekel untuk memastikan apakah keadaan di lapangan sudah sesuai dengan apa yang diajukan,” katanya, Senin (22/6).

Suyasa mengatakan, pelaksanaan verifikasi akan dilakukan pada Selasa (23/6). Pelaksanaan verifikasi tidak membutuhkan waktu yang lama dan tidak susah.

Suyasa menegaskan, siap mencabut surat rekomendasi aman covid-19 jika dalam pelaksanaannya tidak sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Agama dan Surat Edaran Gubernur Bali. “Kami belum ada memberikan surat keterangan aman covid-19 kepada rumah ibadah. Setelah nanti diberikan surat keterangan, kemudian dari kondisi di lapangan pelaksanaannya bertentangan dengan surat edaran, maka kita hentikan dan cabut surat rekomendasinya. Karena pengurus rumah ibadah tidak bisa menjabarkan protokol covid,” tegasnya. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.