The news is by your side.

ABK Ini Ditemukam Tewas di Kapal Saat Pelayaran di Samudra Hindia

0

Oleh: Ari  |

Balicitizen.com, Denpasar – Seorang anak buah kapal (ABK) bernama Tri Hardi Hartono ditemukan meninggal dunia saat berlayar. Ia saat itu berlayar denga KM Nelayan 102 dan dievakuasi pada Jumat (5/7) dan pada Senin dititipin di RSUP Sanglah Denpasar.

Korban ditemukan meninggal dunia pada Selasa (11/6) bulan lalu saat kapal sedang berlayar. Saat itu sekira pukul 05.40 wita di perairan Samudra Hindia, korba dikeetahui meninggal dunia. Awalnya, saksi bernama Yudi hendak membangunkan korban yang edang tidur di kamar ABK untuk bekerja.

Namun korban tidak bangun yang diketahui sudah tidur sejak pukul 22.00 Wita. Kemudian dibangunkan lagi oleh temannya yang lain bernama Boby Anggra. Keduanya lantas memeriksa nafas korban dan tidak bernafas. Lalu mengecek urat nadi, dari pemeriksaannya ternyata korban sudah tidak ada denyut nadi dan disebut sudah meninggal dunia.

Kemudian hal tersebut dilaporkan ke nakhoda. Kemudian ikut memeriksa dan memastikan memang korban sudah meninggal dunia.

Selanjutnya jenazah langsung dibungkus untuk disimpan ke dalam palka. Baru pada 20 Juni 2019 sekira pukul 12.00 wita, jenazah bersama saksi dititipkan ke KM Bandar Nelayan 2009 untuk pulang ke Pelabuhan Benoa.

“Jenazah tiba di Pelabuhan Benoa pada hari Jumat pukul 08.30 wita,” kata Wadir Dit Pol Air, AKBP Bambang Wiriawan, Senin (8/7).

Kini untuk memaatikan penyebab kematiannya, korban dibawa ke RSUP Sanglah untuk dilakukan visum. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.