The news is by your side.

Aksi Mahasiswa Papua di Bali Dibubarkan

0

Oleh: Ari   |

Balicitizen.com, Denpasar – Sekitar 40 massa aksi dari Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) berencana menggelar aksi di depan Konsulat Jenderal Amerika Serikat, Sabtu (6/7). Namun, saat memulai aksinya di Lapangan Renon, Denpasar untuk long march mereka dibubarkan.

Mereka dihadang sejumlah ormas saat baru akan jalan menuju Konjen Amerika yang jarak dengan lokasi dihadangnya massa sekitar 1 kilometer. Massa gagal ke lokasi aksi.

Orasi mereka berkaitan dengan menuntut negara bertanggung jawab atas kejahatan kemanusiaan di Papua Barat. Termasuk menuntut negara dalam Biak Berdarah pada 1998 silam.

Dalam aksinya, mereka membawa sejumlah poster berisi tuntutan. Mereka juga sempat berorasi untuk menyampaikan pendapatnya. Tuntutan lainnya adalah agar negara membuka ruang demokrasi di Papua dan diberikan hak menentukan nasib sendiri. Kemudian tarik seluruh komponen militer dari tanah papua. Tutup freeport dan LNG Tangguh. Serta menghentikan agresi militer di Nduga.

Kemudian terkait aksi represif pada aksi tersebut, pihaknya berencana akan ke LBH Bali untuk berkoordinasi lebih lanjut.

“Lebih lengkapnya nanti hari Senin kami akan ke LBH untuk bicara soal tindakan represif di Bali,” ungkap Yesaya, koordinator AMP Bali, Sabtu (6/7). Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.