The news is by your side.

Antisipasi KPPS Meninggal, TPS Pilkada 2020 Diperbanyak

0

Oleh: Eko P  |

Balicitizen.com, Jakarta – Hasil evaluasi pelaksanaan Pemilu 2019 membuat pelaksanaan Pilkada tahun 2020 sangat hati-hati. Karena itu Kementerian Dalam Negeri menginstruksikan jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) memperbanyak jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pilkada nanti.

“Jangan satu TPS terlalu banyak pemilihnya, karena panitia penyelenggara bisa kelelahan. Saya sudah sampaikan ke KPU agar TPS diperbanyak,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah Kemendagri, Akmal Malik, seperti dikutip dari Antara, Rabu (3/7).

Kebijakan itu dikatakan Akmal sebagai upaya mengantisipasi faktor kelelahan fisik penyelenggara Pilkada serentak berdasarkan hasil evaluasi Pemilu serentak 2019 yang memakan korban jiwa hingga ratusan petugas.

Akmal menyebut pelaksanaan Pilkada serentak di 270 daerah diyakini tidak akan menguras stamina para panitia penyelenggara di daerah karena memiliki mekanisme kerja yang berbeda dengan Pemilu 2019.

Mekanisme yang dimaksud adalah jangkauan layanan yang lebih bersifat lokal, sehingga petugas hanya cukup fokus melakukan penghitungan suara pada tingkatan daerah saja.

“Beda dengan Pilpres dan Pileg yang skalanya nasional dan terdistribusi ke seluruh kota dan kabupaten di Indonesia. Yang bikin lelah itu bukan Pilpresnya, tapi Pileg yang jumlah hitungannya sangat banyak,” katanya.

Berdasarkan pengalaman serta hasil evaluasi internal jajaran Kemendagri, kata dia, pihaknya mengaku tidak khawatir insiden jatuhnya korban meninggal atau sakit yang bersifat masif dari kalangan panitia penyelenggara akan kembali terjadi pada 2020.

Akmal juga menginstruksikan agar KPU di daerah memperbanyak rekrutmen Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) guna memecah tingkat kelelahan selama proses kerja di lapangan berlangsung.

“Dengan menambah jumlah KPPS dalam satu desa, bisa memecah tingkat kelelahan petugasnya,” katanya. Ari/INI/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.