The news is by your side.

Bea Cukai Denpasar Pastikan Permudah Dokumen Ekspor UMKM

0

Oleh: Ari  |

Balicitizen.com, Denpasar – Focus Group Discussion (FGD) digelar Lingkar Media Komunikasi di Meeting Room Grand Kesambi Resort & Villa. Acara dihadiri puluhan pelaku usaha itu membahas volume ekspor handicraft di Bali yang terus merosot.   

Sejumlah pelaku usaha juga sempat mengeluhkan  masalah kepengurusan dokumen yang sekiranya bisa mempercepat suatu proses ekspor.      

Kepala Seksi PKC VI Kantor Bea Cukai Denpasar, Eko Rudi Hartono menyampaikan pihaknya sudah mempermudah proses ekspor kerajinan dan mendukung UMKM.  “Hal ini diatur dalam kebijakan Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) Industri kecil dan menengah (IKM),”ungkapnya.

Ia menjelaskan, fasilitas KITE-IKM merupakan kebijakan yang diberikan Bea Cukai berupa insentif fiskal berupa pembebasan Bea Masuk, PPN, dan PPN Barang Mewah atas impor bahan baku, mesin, dan barang contoh oleh IKM.

Kemudian, kemudahan prosedural untuk impor bahan baku yang menjadikan biaya produksi atas barang jadi yang diekspor dapat ditekan menjadi lebih rendah. “Lebih rendahnya biaya untuk produksi menjadikan harga akan lebih murah dan menjadikan hasil produksi IKM lebih kompetitif di pasar global,”jelasnya.

Sedangkan dalam kemudahan prosedural, IKM yang memanfaatkan fasilitas KITE IKM tidak diharuskan memberikan jaminan untuk pembebasannya (dalam batas tertentu), bisa memanfaatkan PLB (Pusat Logistik Berikat) dalam proses ekspor impornya. “Bea Cukai telah menyediakan aplikasi pencatatan dan pelaporan, pemberian akses kepabeanan kepada IKM yang mendaftar serta fleksibilitas bagi IKM untuk melakukan penjualan lokal sebesar 25% dari nilai ekspor terbesar dalam 5 tahun terakhir,”ungkap Eko Rudi Hartono. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.