The news is by your side.

Bekraf Denpasar Buka Ruang Selebar-lebarnya untuk Komunitas e-sport

1

Oleh: Ari   |

Balicitizen.com, DenpasarE-sport kini makin banyak digandrungi oleh anak-anak muda di Denpasar dan Bali. Bahkan anak-anak muda asal Bali ini mulai banyak berprestasi dan menginspirasi yang lainnya untuk ikut berprestasi. Oleh karena itu Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar akan terus memberikan ruang dan fasilitas bagi para penggemar e-sport agar dapat mengembangkan dan mengasah kemampuannya untuk menjadi juara.

Ketua Harian Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Pemkot Denpasar Putu Lengkong Yuliarta mengatakan olahraga e-sport berpotensi menjadi salah satu profesi yang menjanjikan bagi anak-anak muda di Denpasar dan Bali.  “E-sport adalah olahraga kreatif yang banyak digemari oleh anak-anak muda di Bali. Pemkot akan terus mendorong agar lahir pemain-pemain e-sport asal Bali yang berprestasi tinggi,” jelas Putu Lengkong di Bali, akhir pekan lalu

Menurut Putu Lengkong, saat ini Pemkot Denpasar telah membangun ruang dan fasilitas e-sport di negara Alaya Denpasar. Fasilitas ini diharapkan dapat menjadi tempat bagi para pemain e-sport untuk berinteraksi, berkompetisi dan memupuk prestasi.

“Kami juga gembira dengan peran kampus-kampus di Bali yang mulai banyak terlibat dalam kegiatan e-sport. Pemikiran kreatif dan inspiratif dari akademisi ini penting untuk meningkatkan kemampuan pemain e-sport di Bali,” ujarnya.

Sejak booming e-sport melanda berbagai kota di Indonesia, di Bali kegiatan ini juga banyak digelar hingga level Banjar. Sebagai contoh tahun lalu sejumlah Banjar menggelar event lomba e-sport yang melibatkan ratusan anak-anak muda.

Riandy, penyelenggara kejuaraan e-sport di Banjar Pekambingan, Denpasar mengatakan, animo anak muda untuk lomba e-sport sangat besar. Apalagi games yang dipertandingkan yaitu PUBG dan Mobile Legends banyak dimainkan setiap hari.

“Lomba e-sport di Banjar Pekambingan bulan September tahun lalu itu mungkin yang pertama di level Banjar di Denpasar. Setelah itu banyak Banjar yang mengikuti, termasuk di Banjar Jematang bulan lalu,” ujarnya saat ditemui di komunitas e-sport LAzoneBali di Denpasar (5/2).

Dewi Mentari, seorang gamers wanita asal Bali mengaku jika menjadi seorang gamers bisa mendatangkan penghasilan. Ia mencontohkan dirinya sendiri yang sejak tahun 2018 dikontrak oleh salah satu penyedia palform games. “Nilai kontraknya lumayanlah, cukup untuk ongkos main. Tapi yang bikin senang, hobiku bisa datangkan uang,” ujar Dewi.

Teman Dewi sesama gamers wanita, Charity Tamara mengaku banyak pemain e-sport wanita di pulau Dewata. Apalagi hampir setiap Minggu event e-sport banyak digelar di berbagai tempat di Bali. Bahkan saat ini sudah terbentuk klub e-sport khusus wanita yaitu Cening Ayu Gaming.

“Dalam beberapa lomba e-sport kemampuan gamers wanita tidak kalah loh dengan pemain lain. Dengan mengikuti berbagai lomba, peluang untuk  menjadi juara sama besarnya dengan gamers pria,” imbuh salah satu komentator pertandingan e-sport di Bali ini saat berkumpul dengan komunitas e-sport LAzoneBali di kawasan Sesetan, Denpasar. Ari/Balicitizen

Berita Terkait
1 Comment
  1. asmiranda says

    yuuukkk MABAR game qqharian,club guuys….
    seru asik dan bisa bikin bengkak tak terbatas rek tabungan kita juga,
    banyak bonus bonus yang bisa kita dapatin dan jackpot yang luar biasaaa….
    mau kaya ya di qqharian,club ajaaa bukan yang lain..
    Click Disini

Leave A Reply

Your email address will not be published.