The news is by your side.

Cerita di Balik Layar Detik-Detik Pertemuan Jokowi-Prabowo, Sempat Khawatir Gagal

0

Oleh: Ari  |

Balicitizen.com, Denpasar – Masyarakat Indonesia sudah melihat pertemuan Joko Widodo dam Prabowo Subianto secara gamblang di layar televisi. Namun tidak banyak yang tahu detik-detik sebelum pertemuan yang bikin deg-degan orang terdekat Jokowi dan Prabowo karena khawatir gagal alias batal pertemuan tersebut.

Melansir penuturan reporter Antara, Desca Lidya Natalia, berikut kronologi pertemuan Joko Widodo dan Prabowo Subianto di Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus, Sabtu (13/7).

Sebetulnya hingga Jumat (12/7) pagi belum ada tanda-tanda pertemuan itu terjadi, padahal sudah hari ke-16 sejak Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang diajukan kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Meski Jokowi-Ma’ruf Amin sudah dinyatakan sebagai pemenang pilpres, tapi kata-kata “selamat” dari Prabowo tak kunjung datang, pun pertemuan keduanya tak juga terjadi.

Akhirnya pada Sabtu (13/7), melalui akun twitternya @pramonoanung , Sekretariat Presiden Pramono Anung mencuit pada pukul 05.45 WIB “Semoga hari ini menjadi hari yg dikenang buat proses demokrasi yg semakin dewasa..Mudah2an pertemuan yg terjadi membuat bangsa ini semakin kuat, maju, adil dan makmur #pertemuan #Indonesia #Alfatihah”.

Lantas pada sekitar pukul 06.15 WIB mulai munculah ‘perintah’ dalam “whatsapp grup” wartawan untuk meliput kegiatan di stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus yang rencananya dimulai pukul 10.00 WIB.

Tentu tidak bijak bila baru datang pada waktu yang ditentukan dan akan lebih bermanfaat untuk bisa datang sebelum waktunya, karena memang pada sekitar pukul 08.40 WIB, Pramono Anung sudah tiba di stasiun dengan mengenakan kaos “polo shirt” putih dengan jaket abu-abu.

“Kita yang deg-degan kalau pertemuannya tidak jadi,” kata Pramono saat berbincang yang mengindikasikan bahwa memang hari inilah hari yang ditunggu-tunggu yaitu pertemuan rekonsiliasi Jokowi-Prabowo.

Menyusul Pramono, pada pukul 08.50 WIB, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani pun tiba di stasiun itu dan berpelukan dengan Pramono. Selang 2 menit, datang juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo, Muzani dan Edhy kompak mengenakan kemeja putih lengan panjang.

Ketiga pria yang mengenakan baju putih itu lantas masuk ke ruangan khusus karyawan MRT yang tertutup, dan selang sekitar 5 menit kemudian, menyusul Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan menyusul masuk ke ruangan tersebut. Baru pada pukul 09.13 WIB, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin Erick Thohir juga datang, lagi-lagi berkemeja putih.

Pukul 09.40, Pramono, Edhy, Muzani dan Budi Gunawan keluar ruangan dan turun ke area bawah stasiun MRT. Ternyata mereka menjemput tamu yang ditunggu-tunggu yaitu Prabowo Subianto. Tepat pukul 09.50 WIB, Prabowo tiba di lantai 2 stasiun MRT Lebak Bulus.

Prabowo sempat menyapa wartawan yang sudah menunggunya dengan mengatupkan kedua telapak tangan di dada, ia pun masuk ke ruang tertutup itu bersama dengan para penjemputnya.

Pukul 10.05 WIB, Prabowo keluar dan disambut teriakan massa yang sudah mulai memenuhi stasiun. Tepat pukul 10.06 WIB, Presiden Joko Widodo (Jokowi) Jokowi keluar dari lift stasiun MRT Lebak Bulus dan dengan langkah tegap dan mantab sambil menghormat ke arah Prabowo, Jokowi langsung menjabat tangan Prabowo serta “cipaka-cipiki”, seperti yang kerap keduanya lakukan saat bertemu pada momen lain, misalnya, ketika debat capres.

Berbeda dengan momen lain, salaman kedua pria tersebut tidak lepas hingga sekitar 1 menit dan bahkan makin erat sambil Jokowi menepuk-nepuk lengan Prabowo dan berfoto ke arah wartawan dan massa yang sudah menunggu.

Selanjutnya keduanya pun melambaikan tangan dan berjalan ke arah pintu gerbang “tapping” MRT dan masih berlanjut ke eskalator hingga sampai ke peron tempat kereta telah menanti.

Demi mengabadikan momen kedua pemimpin tersebut bahkan salah satu “cameraman” atau kamerawan stasiun TV swasta terjatuh di tangga. Memang sebelumnya sudah ada penjelasan agar wartawan harus langsung naik ke kereta dan tidak berupaya membalikkan badan agar tidak menghalangi pergerakan.

Jokowi dan Prabowo kemudian duduk di gerbong kedua dari depan dan tampak berbicara dengan akrab, tawa ringan keduanya sesekali menyelingi obrolan.

Bahkan Pramono, Budi Gunawan, Edhy Prabowo, Muzani maupun Erick Thohir harus berdiri pada awalnya. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang juga ikut dalam rombongan bahkan “terlempar” di gerbong pertama bersama dengan wartawan yang meliput peristiwa tersebut.

Kereta MRT berangkat pukul 10.10 WIB, membawa rombongan menuju perhentian selanjutnya: stasiun MRT Senayan. Kereta tiba tepat pukul 10.27 WIB, keduanya pun kembali disambut teriakan warga.

Setelah tiba di stasiun MRT Senayan, sudah disiapkan “mic” tunggal di depan gerai satu toko swalayan (minimarket) bagi keduanya. Jokowi dan Prabowo akhirnya bergantian bicara seperti yang Anda lihat di sejumlah stasiun televisi yang menyiarkan secara langsung. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.