The news is by your side.

Datang Sejak Pagi, Ortu Siswa Tak Dapat Nomor Registrasi di SMP Negeri Denpasar

0

Oleh: Rosid  |

Balicitizen.com, Denpasar – Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Negeri di Denpasar dimulai hari ini. Sejumlah SMP Negeri Kota Denpasar dipadati orang tua murid untuk mendakatkan nomer token atau resgistrasi sebagai syarat untuk mendaftarjan anaknya yang baru lulus dari Sekolah Dasar

Mira Astra, mengaku datang sejak pukul 10.00 Wita di SMP 10 Denpasar di Jalan Gatot Subroto untuk mendapatkan nomer registrasi. Ibu yang beralamat di Jalan Ahmad Yani ini datang untuk mendaftarakan anakny yang Harsharani Zahra Wikannanda.

Sayangnya ia hanya tak mendaoatkan nomer registrasi karena satu hari sekolah hanya membatasi hingga 300 nomer. Jadi, ia hanya mendapatkan nomer antrean 923 untuk datang kembali esok hari untuk kembali melakukan verifikasi data. Selanjutnya baru mendapatkan nomer registrasi atau token.

Sebelumnya ia juga sempat mendatangi SMP 5 Denpasar sejak pukul 05.00 Wita. Di sana, ia mengaku sudah mendapatkan nomer pendaftaran atau token. Di SMP 5 Denpasar, karena sesuai zonasi atau jarak 1,2 kilometer dari tempat tinggal. Kemudian di SMP 10 Denpasar menggunakan kawasan yang jaraknya 1,6 kilometer.

“Zonasi di SMP 5, dan kawasan di sini (SMP 10). Yang di SMP 5 cuman 6 kelas, dan di sini 7 kelas. Jadi, sekitar satu kelas antara 34 hingga 38,” katanya, Senin (17/6).

Menurutnya, sistem zonasi yang digunakan sangat tak efektif karena tak lagi menggunakan nilai UAN sebagi parameter. Berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini, yang digunakan adalah siapa yang paling cepat melakukan resgistrasi secara online atau memasukan nomer registrasinya nanti.

“Harusnya pakai NEM (Nilai UAN) seperti tahun lalu biar ada seleksi yang adil juga. Jadi tak hanya dekat dari rumah saja,” kata dia.

Di Denpasar jumlah lulusan SD tahun ini mencapai 13.946. Kemudian, kuota untuk SMP Negeri 3.740 siswa. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.