The news is by your side.

Dihantam Ombak 4 Meter, Perahu Nelayan Patah dan Terbalik

1

Oleh: Achmad Syaiful  |

Balicitizen.com, Jayapura – Sebuah perahu nelayan patah dan tenggelam dihantam ombak setinggi empat meter di Perairan Base G, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua, Selasa (18/2). Beruntung kedua nelayan selamat dalam peristiwa itu.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu. Kedua korban telah dipulangkan ke keluarganya di kawasan Dok IX Tanjung Ria, Distrik Jayapura Utara, usai diselamatkan. “Kedua korban sudah diserahkan oleh Kapolres Jayapura Utara, Iptu Handry M. Bawiling kepada kel. Mereka yakni Sarifudin (70) dan La Wado (50),” kata Kamal, Selasa malam.

Peristiwa ini berawal saat La Wado bersama Sarifudin hendak pulang memancing di Perairan Jayapura. Setibanya di Perairan Base-G, perahu yang ditumpangi dihantam oleh ombak setinggi empat meter.
Akibatnya, perahu kayu yang ditumpangi keduanya patah dan terbalik. Kedua korban mengapung sekitar kurang lebih 1 jam, sebelum akhirnya La Wado ditolong oleh nelayan yang melintas di sekitar lokasi kejadian.

“Saat hendak ke darat, La Wado bertemu dengan patroli reaksi cepat dari Dit Polairud Polda Papua di Perairan Tanjung Kayu Batu, selanjutnya tim patroli menolong Sarifudin yang masih mengapung di Perairan Base G,” jelas Kamal.

Mantan Wakapolresta Depok ini mengimbau seluruh warga maupun pengguna jasa transportasi laut agar mengurangi aktifitasnya di laut untuk mengantisipasi kejadian serupa.  “Di Papua beberapa bulan terakhir ini cuaca sangat buruk sehingga kami meminta para warga baik itu nelayan maupun pengguna jasa transportasi laut untuk dapat mengurangi aktifitas sampai cuaca membaik,” pesan dia.

Sebelumnya, Balai Besar Badan Meteorologi, Klimatogi dan Geofisika Wilayah V Jayapura mengeluarkan peringatan cuaca buruk dan gelombang tinggi di sejumlah perairan di Papua, pada Selasa (18/2). Sementara angin kencang mencapai 20-30 knot terjadi hampir di seluruh Perairan Papua.
Dalam peringatannya, gelombang tinggi mencapai 2,5 meter hingga 4 meter berpotensi terjadi di wilayah Samudera Pasifik bagian Utara, Perairan Manokwari, Perairan Biak, Perairan Jayapura-Sarmi, Perairan Agats-Amamapare, Perairan Yos Sudarso dan Laur Arafuru bagian Timur.  Ari/INI/Balicitizen

Berita Terkait
1 Comment
  1. asmiranda says

    Hanya perlu modal dikit aja kita bisa jadi kaya,
    gimana caranya yaa…???
    buruan dech ke qqharian,club
    bikin hati senang kondisi dompetpun tenang….
    TAPI jangan lupa join now, kalo mau cepat ikutan kaya…
    Click Disini

Leave A Reply

Your email address will not be published.