The news is by your side.

DPR Minta Akses Warga Negara Asing ke Papua Dibatasi

0

Oleh: Ahmad ZR  |

Balicitizen.com, Jakarta – Akses warga negara asing ke Papua dimimta dibatasi saat kondisi Papua belum 100 persen kondusif seperti saat ini. Saran ini dikatakatan anggota DPR RI, mereka juga sepakat deportasi 4 warga negara Australia dari Papua yang sempat ikut demo soal Papua.

Anggota Komisi I DPR RI Sukamta sepakat dengan upaya pemerintah mendeportasi empat warga negara Australia karena ikut dalam demo mendukung Papua merdeka. Menurutnya, kericuhan di Papua bisa menjadi liar apabila memang benar ada keterlibatan warga negara asing di dalamnya.

“Apapun alasannya, akibat perbuatan mereka yang disadari atau tidak, saya setuju mereka dideportasi ke negara asal. Aparat jangan sampai lalai,” kata Sukamta di Jakarta, Selasa (3/9).

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendukung upaya pemerintah dan pihak penegak hukum dalam pembatasan sementara akses bagi turis mancanegara ke Papua dan Papua Barat. “DPR juga meminta Kepolisian bekerja sama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) dan Kementerian Luar Negeri untuk mengungkap pihak-pihak asing yang diduga terlibat dalam aksi tersebut,” kata Bamsoet di Jakarta, Selasa.

Ini terkait adanya indikasi keterlibatan pihak asing dalam aksi-aksi di Papua serta adanya pembatasan akses bagi turis mancanegara ke Papua dan Papua Barat seperti kasus pemulangan sejumlah Warga Negara Asing (WNA) asal Australia. Ia juga mendorong Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk berdiplomasi dalam memberikan pemberitahuan kepada negara lain atas pembatasan sementara WNA masuk ke wilayah Papua dan Papua Barat.

“Hal itu perlu dilakukan untuk menghindari adanya WNA yang dideportasi dari pemerintah Indonesia,” kata Bamsoet. Ari/INI/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.