The news is by your side.

Fahri: Harusnya Pemerintah Sambut Gembira Reuni 212, Jokowi Juga Alumni

1

Oleh: Azhar  AP  |

Balicitizen.com, Jakarta – Mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah meminta pemerintah ikut menyambut gembira pelaksanaan reuni 212 sebagai ajang silaturahmi dan persatuan umat Islam. Sejak awal Aksi 212 digelar, pemerintah memang tidak pernah merestui acara itu.

Namun, pelaksanaan Reuni 212 kali ini di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, tidak mendapat intimidasi, ancaman, dan tekanan yang berarti. Pihak kepolisian juga kooperatif, beda dengan pelaksanaan 212 sebelumnya.

Fahri Hamzah ikut memantau persiapan Reuni 212 kali ini. Lewat akun resminya di Twitter, Fahri ingin pemerintah menyambut gembira ajang tahunan ini.

“Harusnya pemerintah menyambut gembira #ReuniAkbar212 itu. Apalagi pak @jokowi kan juga alumni. Itu momentum paling manis kalau pemerintah ini mau rekonsiliasi. Tapi kalau niatnya mau berantem terus ya apa boleh buat. Tapi kayaknya kompornya yang keluyuran bikin panas,” cuitnya dengan akun #ArahBaru2019, Minggu (1/12).

Berbagai ekspresi, komentar, dan aksi ditunjukkan untuk menjadi menyambut Reuni 212. Selain Fahri, mantan Presiden PKS Tifatul Sembiring juga menyambut hangat rencana Reuni 212 di Monas.

Tifatul tampaknya senang sembari mengajak orang lain ikut dalam aksi tersebut. Terlebih lagi, kader-kader PKS memang diimbau ikut meramaikan aksi tersebut tanpa membawa identitas dan atribut partai.

“Jadi nih #ReuniAkbar212, Besok Senin 2 Desember 2019…? Ketemu lagi dong kita-kita…:)) *BawaNasiPadangYa#,” demikian cuitan Tifatul di Twitter.

Hari ini, satu rombongan santri dari Banten juga jalan kaki ke Monas untuk mengikuti Reuni 212. Saat ini, mereka sudah tiba di Monas. Santri-santri itu menamakan diri HTA Ijabers (Himpunan Tabligh Akbar Ikatan Jama’ah Bershalawat).

Mereka tidak berasal dari satu pondok pesantren saja. Setidaknya ada tiga pesantren yang ikut serta, yakni Pesantren Daarul Huda, Madarijul Ulum, dan dan ada juga dari Sentul, Bogor tepatnya di Sentul Purnama.

Inisiator longmarch, Hikmatullah (17), mengaku mendapat restu dari pimpinan pondok masing-masing. Bahkan, kata dia, pimpinan pondok sangat mendukung penuh niat mereka.

Setelah mendapat izin, mereka lalu persepakat bertemu di sebuah minimarket yang ada disekitar Pondok Madarijul Ulum, Banten. Kemudian, mulai berjalan sejak jam 06.00 WIB pagi. “Biar dapat berkah kalau jalan pagi,” kata Hikmatullah salah seorang santri Pesantren Daarul huda. Ari/INI/Balicitizen

Berita Terkait
1 Comment
  1. jessi says

    Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Sport165 titik co sarana Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama yang kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Sport165 titik co paling best ya guys…

Leave A Reply

Your email address will not be published.