The news is by your side.

Gembong Narkoba Asal Aceh Ditembak Mati Polisi

0

Oleh: Eko P  |

Balicitizen.com, Surabaya – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur menembak mati gembong narkoba asal Aceh lantaran berusaha kabur saat akan ditangkap di Kawasan Tropodo, Sidoarjo, Senin (23/9) malam.

“Ditembak di dada karena saat akan ditangkap yang bersangkutan ini berusaha kabur dan melawan petugas,” ujar Penyidik Madya BNNP Jatim AKBP Wisnu Chandra di Surabaya, Selasa (24/9).

Wisnu mengatakan Jufri Ahmad (38) merupakan jaringan pengedar narkoba asal Aceh yang telah beroperasi di Jatim selama setahun. Jufri mendistribusikan barang haram tersebut ke beberapa daerah.

Sebelum menembak mati Jufri Ahmad, BNNP Jatim lebih dulu menangkap tersangka lainnya Rizal Imran (26) warga asal Aceh, yang merupakan orang suruhan dari Jufri.

Rizal disergap Senin (23/9) sekitar 17.00 WIB di jalan arah ke Terminal 1 Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo. Saat ditangkap, kata dia, Rizal mengaku jika narkoba tersebut dibeli dari tersangka Jufri.

Dari pengakuan itu BNNP Jatim berniat meringkus Jufri di kamar kosnya wilayah Tropodo, namun pelaku malah kabur yang membuat polisi sempat mengeluarkan tiga kali tembakan peringatan di udara.

“Peringatan ini tidak dihiraukan oleh pelaku yang terus berlari, bahkan akan melawan petugas BNNP Jatim. Petugas menembak dada Jufri yang saat itu langsung tersungkur,” ucapnya.

Meski sempat membawa pelaku Jufri ke RS Bhayangkara Polda Jatim, namun nyawanya tidak bisa diselamatkan.

Dari penangkapan itu, BNNP Jatim mengamankan barang bukti sebanyak satu kilogram sabu-sabu. Ari/INI/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.