The news is by your side.

Gerindra: Prabowo Siap Bantu Pemerintah

0

Oleh: Mujahir   |   

Balicitizen.com, Jakarta – Ketua DPP Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria, mengklaim partai berlambang kepala garuda itu tidak dalam posisi memburu kursi – kursi menteri di Kabinet Jokowi. Di sisi lain, ia menegaskan Gerindra siap jika diminta membantu jalannya roda pemerintahan.

“Kami tidak dalam posisi yang mengejar-ngejar,” kata Riza di Gedung DPR, Jakarta, Senin (21/10). Ia menyampaikan narasi sama seperti yang sering diutarakan akhir-akhir jika ditanya soal menteri.

Menurut dia, posisi menteri adalah hak prerogatif presiden. Maka tidak boleh ada pihak yang mengintervensi keputusan Jokowi dalam menentukan pada pembantunya lima tahun ke depan.

“Partai mana yang perlu diajak kerjasama selain partai koalisi pemerihan dan juga partai-partai dari koalisi lain, itu sepenuhnya kami serahkan pada pak presiden,” kata dia.

Riza lalu menegaskan jika Gerindra siap membantu Jokowi jika dibutuhkan. “Pak Prabowo juga sudah menyampaikan siap membantu pemerintahan ke depan,” kata dia menegaskan.

Di lokasi yang sama, Wakil Ketua Umum Gerindra, Sufmi Dasco, menyebut Presiden Jokowi mengundang Prabowo Subianto datang ke Istana. Tapi ia belum bisa memastikan ketua umum itu memenuhi undangan Jokowi hari ini atau besok.

“Yang saya dengar pasti memang ada undangan ke Istana,” kata Dasco. Sementara, nama-nama lain sepeti Fadli Zon atau Edhy Prabowo yang dikaitkan dengan isu Gerindra dapat jatah menteri belum mendapatkan undangan khusus dari Jokowi.

“Yang saya denger baru itu (Prabowo yang diundang). Belum (Edhy Prabowo),” ujarnya

Hari ini, Presiden Jokowi memanggil sejumlah tokoh untuk hadir ke Istana. Undangan itu berkaitan dengan komposisi menteri periode kedua Jokowi.

Sampai saat ini, beberapa nama yang sudah dipanggil antara lain Mahfud Md, Nadiem Makarim, hingga Wishnutama. Selain itu, ada Erick Thohir, Tito Karnavian dan Airlangga Hartarto. Ari/INI/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.