The news is by your side.

Giliran WN Polandia yang Ditangkap Kasus Pembobolan Data ATM

0

Oleh: Ari    |

Balicitizen.com, Denpasar – Tim gabungan Direktorat Reskrimsus Polda Bali dan Satreskrim Polres Karangasem kembali mengungkap kasus pencurian data nasabah dengan modus skimming melibatkan dua warga Polandia, Dawid Przemyslaw Lachowski (22) dan Gawel Amadeusz Wojcik (35).

Kedua pelaku ditangkap di ATM BNI di Candidasa, Karangasem, Rabu (18/9). “Sehari sebelumnya, pihak BNI mencurigai adanya pemasangan alat mencurigakan di ATM BNI Candidasa, tepatnya sebelah Alfamart Candidasa, Karangasem,”ujar sumber.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti kepolisian. Sekitar pukul 00.30 dinihari, Gawel datang ke TKP mengendarai NMAX DK 2053 ABC. Ia berbelanja di alfamart kemudian duduk dengan gerak-gerik mencurigakan. Tidak lama, datang mobil Toyota Avansa putih dan parkir dekat ATM. “Tersangka Dawid keluar dari mobil kemudian masuk ATM. Saat itulah penyergapan dilakukan,”ungkapnya.

Mengetahui temannya ditangkap, Gawel kabur tapi pelariannya berakhir di kawasan pantai Candidasa. Kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan. Sedangkan barang bukti yang diamankan berupa satu hidden camera, satu buah router (penyimpan data), 3 buah HP, satu buah gunting baja, Toyota Avansa DK 1936 DJ, Yamaha Nmax DK 2053 ABC, satu buah pisau lipat, 2 buah passport, satu pasang slop tangan, 2 buah tas selempang, satu buah tongkat besi otomatis, satu buah stop kontak dan uang tunai Rp. 127.000.“Pelaku melakukan shutdown terhadap mesin ATM BNI untuk di pasangi router, yang berfungsi untuk mencuri data nasabah yang akan melakukan transaksi,” ungkapnya.

Direktur Reskrimsus Polda Bali Kombes Yuliar Kus Nugroho membenarkan adanya pengungkapan kasus skimming tersebut. “Masih dilakukan pengembangan,”ujarnya.

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.