The news is by your side.

Gubernur Bali Anggap Aturan Zonasi PPDB Gagal Total

0

Oleh: Ari   |

Balicitizen.com, Denpasar – Gubernur Bali, I Wayan Koster menyebut Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan soal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) zonasi gagal total. Pernyataan tersebut usai munculnya beragam persoalan dalam PPDB baik SMP, SMA, dan SMK Negeri di Bali.

Koster menyebut sistem zonasi jarak rumah ke sekolah yang digunakan dalam PPDB 2019 kali ini meninggalkan sejumlah persoalan. Menurutnya tidak meratanya jumlah sekolah membuat PPDB 2019 menjadi tak adil. Ke depan ia berniat membuat Peraturan Gubernur (Pergub) untuk mengatur PPDB 2020.

“Saya harus mengatakan, bahwa sumber persoalan ini adalah di Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Maka ke depan, tahun yang akan datang saya akan menerbitkan Pergub tersendiri dan tak sepenuhnya mengikuti peraturan menteri. Karena peraturan itu betul-betul menimbulkan masalah,” katanya di Gedung DPRD Bali, Rabu (10/7).

Menurutnya kuota 90 % untuk zonasi jarak terlalu besar. Kemudian perangkinagannya yang tidak menggunakan NEM atau nilai ujian membuatnya menjadi tak adil. Mengingat di Bali juga tak semua Kecamatan memiliki sekolah negeri.

“Ini peraturan bikin blunder menurut saya dan bikin malu sampai harus ditangani presiden. Menurut saya ini adalahh peraturan gagal total yang tidak menyelesaikan masalah dan justru menimbulkan masalah. Saya sebagai kepala daerah di Bali tak akan menjalankan cara-cara seperti itu,” katanya. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.