The news is by your side.

Inflansi Triwulan III di Badung Masih di Angka 1,41 Persen

0

Oleh: Rosid  |   

Balicitizen.com, Badung – Kabag Ekonomi AA Sagung Rosyawati melaporkan bahwa, perhitungan inflasi Badung masih merujuk angka inflasi Kota Denpasar. Secara umum Denpasar pada triwulan III inflasinya masih rendah dan stabil. Dari Januari-September 2019 sebesar 1,41.

“Angka ini tergolong rendah dan stabil. Mudah-mudahan kedepan dapat dipertahankan, sehingga capaian inflasi sesuai target nasional yaitu 3,5 plus minus 1 persen, ” jelasnya. Ditambahkan, selama triwulan III ini ada beberapa komoditas mengalami kenaikan harga seperti, cabai merah, cabai rawit, ikan tongkol, daging ayam ras dan beras.

Hal ini disebabkan kekurangan pasokan, menurunnya produksi dan turunnya suplay dari daerah produsen. Disamping itu, ada pula komoditas yang harganya berfluktuasi yaitu bawang merah, dan bawang putih.

Dijelaskan, resiko triwulan IV harus diwaspadai yaitu, masih ketergantungan pasokan bahan pangan dari luar Bali, perkiraan musim hujan yang akan semakin meningkat, sehingga dapat menurunkan produksi komoditas seperti cabai dan bawang. Serta meningkatnya permintaan seiring dengan peningkatan kunjungan wisatawan dan perayaan Natal pada Desember nanti.

Untuk menjaga ketersediaan pasokan, perlu dilakukan upaya peningkatan produksi komoditas, mengoptimalkan pengelolaan Controlled Atmosphere Storage (CAS), sehingga dapat menjaga ketersediaan bawang dan cabai di Badung. Untuk meningkatkan produksi daging ayam bahwa Pemkab Badung bekerjasama dengan BI Perwakilan Bali mengembangkan cluster ayam pedaging di Desa Taman. Pengembangan aplikasi fish go yang masuk top 45 inovasi nasional juga mampu meningkatkan hasil tangkapan nelayan salah satunya ikan tongkol.

Rosyawati menyampaikan pula terkait rencana pemasangan alat informasi perkembangan harga/running teks di pasar-pasar strategis. “Kami Tim Kesekretariatan sudah melakukan FGD dan sosialisasi kepada pengelola pasar di lima pasar (Pasar Kuta I, Kuta II, Pasar Adat Blahkiuh, Mengwi dan Petang). Kami harapkan awal Nopember alat sudah terpasang,” ungkapnya. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.