The news is by your side.

Ini 5 Poin Surat yang Ditulis Mantan Wakil Gubernur dari Dalam Penjara

0

Oleh: Ari  |

Balicitizen, Denpasar – Surat tiga lembar tulisan tangan mengenai kondisi mantan Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta dikirim ke sejumlah awak media. Mantan petinggi Partai Golkar Bali ini menuliskan curhatannya dari dalam penjara, termasuk kasusnya yang akan disidangkan Kamis (11/9) hari ini.

Berikut lima poin isi surat Sudikerta atas kasus sertifikat palsu yang dilaporkan bos Maspion kepadanya dengan nilai lebih dari Rp100 miliar.

Ada lima poin hal yang disimpulkan oleh mantan Penguasa partai Golkar di Bali, ini dalam ungkpannya. Salah satunya pada poin pertama disebutkan bahwa bahwa dirinya tidak terbukti adanya tindak pidana pemalsuan surat, karena tidak ada pihak yang dirugikan. “Saya juga tidak mengetahui soal adanya sertifikat No.5048 dengan luas tanah 38.650 m² tersebut dan tidak pernah membuat atau menyuruh orang lain untuk melakukan pemalsuan,” tulisnya dalam poin pertama yang beredar kemarin di kalangan wartawan.

selanjutnya, di poin kedua pria asal bukit Pecatu Kuta Selatan ini juga menuliskan bahwasannya dirinya tidak melakukan tindak pidana penggelapan. “Uang yang saya terima adalah merupakan uang milik saya yang dikelola oleh PT Pecatu Gemilang,” tulisnya.

Ada beberapa poin lagi yang ia jabarkan dalam tulisannya, dimana pada intinya bahwa apa yang ditudingkan dan disangkakan padanya akan dibuktikan dalam persidangan. Dirinyapun berharap Majelis Hakim yang menangani perkara ini bisa menilai seadil adilnya, sebagaimana ungkapan yang ia tuliskan dalam sel sejak dirinya ditahan oleh Penyidik Polda Bali tertanggal 4 April 2019 atau sekurang kurangnya selama 5 bulan menjalani proses penyidikan dari Polisi hingga di Kejaksaan. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.