The news is by your side.

Ini Hasil Investigasi Penyebab Bus Terbakar di Dalam Bandara

0

Oleh: Rosid  |

Balicitizen.com, Badung – Proses investigasi bus yang terbakar di area apron Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali telah selesai. Hasilnya pihak Otoritas Bandara Wilayah IV Bali menyebut terbakarnya bus akibat adanya sejumlah kelalaian dari operator bus dalam hal ini Gapura Angkasa.

Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV, Elfi Amir mengatakan dari hasil inveatigasi diketahui lemahnya quality control terhadap pemeliharaan bus PT. Gapura Angkasa.

Kedua yakni kurangnya kepatuhan terhadap regulasi terkait peralatan Ground Support Equipment (GSE) khususnya APB. Kemudian ketiga adalah kurangnya pengetahuan pengemudi APB untuk menggunakan alat pemadam api refill (APAR) dalam kondisi darurat.

Ia menjelaskan terkait poin lemahnya pengawasan misalnya setiap ada pengecekan harusnya dilaporkan secara kepada supervisor. Kemudian supervisor membuat laporan tertulis. Sayangnya laporan tertulis tersebut tidak ada.

“Supervisor bikin (tertulisnya) itu yang tidak ada. Quality controlnya itu mengecek berjalan nggak sih SOP-nya. Lemahnya itu,” katanya, Rabu (11/9).

Kemudian kepatihan regulasi misalnya harusnya ada pelatihan namun tidak ada. Lalu soal pengetahuan sopir misalnya dalam penggunaan pemadam api. Sopir tersebut saat ditanya mengaku tak bisa menggunakan pemadam tersebut.

“Yang pasti drivernya tidak pernah memakai APAR (pemadam) gak ngerti. Jadi kalau ada kejadian panik saja karena memang kita investigasi tidak pernah melakukan pelatihan,” katanya.

Elfi menambahkan terkait penyebab kebakaran disebut berasal dari hubungan arus pendek pada aki di belakang mesin bus.

“Kayaknya kalau sementara kelihatan ada arus pendek itu di daerah dekat aki di belakang mesinnya itu,” katanya. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.