The news is by your side.

Ini Tanggapan Gendo soal Pernyataan Jokowi Tentang Reklamasi Teluk Benoa

1

Oleh: Rosid   |

Balicitizen.com, Denpasar – Koordinator ForBali, Wayan Gendo Suardana menanggapi tanggapan Presiden Joko Widodo terkait Perpres 51 tahun 2014. Menurutnya, jawaban Jokowi saat ditanya Perpres tersebut seperti menyuruh rakyat Bali bergantung pada mood Presiden.

“Jawaban Jokowi sama saja menyuruh rakyat menggantungkan pada sutuasi mood presiden. Kalau presidennya lagi baik, ya nggak jalan itu barang,” kata dia, Sabtu (15/6).

Artinya jika Presiden memiliki itikad tak baik, tentu saja reklamasi tinggal dijalankan. Padahal yang diharapkan adalah kepastian hukum. Dan kepastian hukum itu adalah manifestasi dari sikap politik Presiden.

“Kalau memang 5 tahun ini tidak jalan, tapi kan rakyatnya was was. Harusnya kalau nggak jalan, pastikan saja nggak jalan. Caranya ya cabut atau revisi perpres 51 tahun 2014,” kata dia.

Ia berharap, Jokowi segera memberi kepastian hukum agar reklamasi benar-benar tak terjadi. Yakni dengan mencabut Perpres 51 2014 atau merevisinya.

“Harapannya kami, kalau memang pak presiden meyakini proyek ini nggak jalan, berikan kepastian hukum kepada rakyat sebagai wujud dan manifestasi sikap politik. Pertama izin lokasi dicabut, kalau pun tidak, cabut saja perpres 51 tahun 2014 atau revisi dengan mengembalikan ke kawasan konservasi kembali, maka itu akan selesai,” katanya. Ari/Balicitizen

Berita Terkait
1 Comment
  1. Panchev says

    Situ bikin perjuangannya jadi kayak proyek.. dapet duid dari donor yaaa… situ kayak gk paham aja.. kalau situ berharap presiden cabut perpres ya kayaknya gk akan terjadi… situ gugat dong itu perpres ke MA…

Leave A Reply

Your email address will not be published.