The news is by your side.

Jokowi Sisihkan Pemberantasan Korupsi di Periode Kedua

0

Oleh: Rudi Hasan  |   

Balicitizen.com, Jakarta – Pidato dalam pelantikan Jokowi kemarin tak sedikit pun menyinggung pemberantasan korupsi. Sekjen FITRA Misbah Hasan menyebutkan Jokowi tak menjadikan pemberantasan korupsi sebagai prioritas.

“Sementara problem utama investasi adalah budaya korupsi. Pemangkasan perijinan dan sistem birokarsi tidak serta merta bisa menjamin korupsi tidak terjadi. Karena perijinan hanya salah satu ruang praktik korupsi di Indonesia,” kata Misbah di Jakarta, Senin, (21/10).

Dia mengutip rilis yang dikeluarkan World Economic Forum (WEF), yang membeberkan bahwa tingginya tindak pidana korupsi merupakan penghambat utama investasi di Indonesia. WEF menempatkan korupsi dengan skor tertinggi, yaitu sebesar 13,8 sebagai faktor utama selain birokrasi perijinan.

“Prioritas Investasi yang disampaikan Presiden juga tidak berperspektif lingkungan, jadi berpotensi melanggar hak-hak warga atas tanah dan sumber penghidupan mereka,” kata Misbah.

Atas dasar itu, pihaknya mendorong Jokowi-Ma’ruf fokus pada pencegahan dan pemberantasan korupsi dan memperkuat kelembagaan KPK. Jokowi dan Ma’ruf juga harus melawan upaya-upaya pelemahan KPK oleh pihak manapun.

“Selain itu, pembangunan Sumber Daya Manusia yang diprioritaskan akan sia-sia bila bermental koruptif, maka pendidikan anti korupsi menjadi penting dikedepankan,” kata Misbah.

FITRA juga ingin Jokowi mempertegas reformasi birokrasi, menegakkan hukum di lingkungan birokrasi. Di periode kedua, Jokowi tak boleh hanya fokus efisiensi eselon di ASN. Namun juga mendorong mereka lebih profesional.

“Berintegrasi, berkinerja tinggi, bebas dan bersih KKN, dan  menjamin agar manfaat program dirasakan oleh masyarakat,” kata Misbah. Ari/INI/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.