The news is by your side.

Kasus Bule Tendang Tempat Persembahyangan di Bali Dilaporkan ke Polisi

0

Oleh: Rosid  |

Balicitizen.com, Buleleng – Sebuah video seorang warga negara asing menendang tempat persembahyangan di rumah viral di media sosial di Bali. Rupanya, kasus tersebut kini telah dilaporkan ke Polres Buleleng.

Diketahui, bule yang dilaporkan adalah Lars Christensen, seorang warga Negara Denmark yang sekarang berdomisili di Luuk, Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng.

Sementara pelapornya adalah Ni Luh Sukersih.

Kabag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya mengatakan kasus tersebut diadukan pada hari Rabu (16/10) pukul 09.00 wita.

Sementara dugaan pengrusakan tersebut dilakukan sehari sebelumnya sekitar pukul 15.40 wita.

Sumarjaya menjelaskan pada awalnya yang membuat dan mendirikan tempat sembahyang penungggun karang rumah adalah terlapor sendiri. Ia merupakan pemilik rumah sesuai dengan Sertifikat Hak Milik Nomor 83 dan nomor 676/Desa Kalibukbuk yang dibeli sekitar 9 tahun yang lalu dengan harga Rp400 juta.

“Saat pembelian menggunakan nama Luh Sukerasih,” katanya, Sabtu (19/10).

Setelah dibeli, rumah dan tanah itu dibiarkan kosong tak ditempati. Pelinggih yang ditendang hingga roboh itu awalnya dibuat oleh Lars.

Setelah lama kosong, terlapor berniat memperbaiki rumah tersebut, terutama pelinggih. Lars diduga mengambil jalan pintas merobohkan pelinggih dengan menendangnya.

Sumarjaya mengatakan kini aduan tersebut masih dalam proses penyelidikan. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.