The news is by your side.

Kawin Kontrak Lemahkan Posisi Perempuan, Kenapa Masih Terjadi

0

Oleh: Nurcholis   |

Balicitizen.com, Jakarta – Di sejumlah daerah kawin kontrak marak terjadi. Yang terjadi praktik ini sangat merugikan perempuan.

Kawin kontrak yang masih marak terjadi di masyarakat berbagai daerah di Indonesia memberikan bukti akan adanya pelemahan terhadap kaum perempuan.

“Munculnya kasus kawin kontrak bisa juga dipicu tuntutan hidup keluarga yang sangat miskin, sehingga menjadi alasan perempuan diajak kawin kontrak,” kata Sekretaris Eksekutif LSM Fiaduru Biak Oktovianus Mangge di Biak, Minggu (16/6).

Ada motif lain yang juga menyebabkan munculnya kawin kontrak di kalanga masyarakat tertentu karena faktor kemiskinan.

Oktovianus berharap, perlindungan terhadap hak-hak kaum perempuan harus menjadi perhatian serius pihak terkait, sehingga tidak melemahkan posisi perempuan yang terikat dalam kawin kontrak.

“Perlu ada kolaborasi antarinstansi pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dalam mencegah kasus kawin kontrak di Indonesia,” kata Oktovianus menanggapi masih banyak kasus kawin kontrak di masyarakat.

Dia berharap, kasus kawin kontrak perlu dicegah dengan melakukan sosialisasi tentang dampak adanya kawin kontrak dalam pandangan hukum di Indonesia.

Sementara itu, tokoh adat Biak Mananwir Gerard Kafiar mengakui, adanya kasus kawin kontrak dilakukan kelompok warga terhadap perempuan di bawah umur sangat bertentangan dengan peraturan yang berlaku di Indonesia.

“Status keluarga tentang kawin kontrak di masyarakat adat Biak tidak ada, ya ini tidak boleh terjadi karena akan melemahkan posisi perempuan,” ujarnya dikutip Antara dari indonesiainside.id

Gerard berharap, dalam pandangan adat Biak anak perempuan di bawah umur harus diberikan ruang untuk tumbuh kembangnya sesuai bakat talenta dimilikinya. Ari/INI/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.