The news is by your side.

Kejaksaan Anggap Kasus Sudikerta Bisa Masuk Perdata

0

Oleh: Ari  |

Balicitizen.com, Denpasar – Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Amir Yanto menyatakan bahwa perkara yang menjerat Mantan Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta sebenarnya bisa dibawa ke Perdata. Menurutnya, pihak pelapor atau korban awalnya menginginkan kerugian yang dialaminya akibat kasus ini bisa dikembalikan.

“Intinya kerugian dalam jumlah uang dari pihak korban, ingin dikembalikan. Kan itu sebenarnya titik poinnya. Bukan bermaksud mendikte proses penyidikan yang kini jadi tindak pidana, kalau memang menginginkan uang kerugian itu kembali, ya, semestinya keperdata arahnya,” katanya.

Penasehat Hukum Sudikerta, Wayan Sumardika mengaku sejak awal sudah menawarkan kepada penyidik untuk menyelesaikan perkara ini melalui ultimum remidium. Pihaknya menawarkan mendahulukan penyelesaian keperdataan dengan mengesampingkan pidana.

“Ini kami tawarkan berdasar asas kemanfaatan hukum. Bermanfaat bagi korban dan tersangka,” ungkapnya.

Kata dia, dengan menggunakan pola tersebut, kerugian yang didapatkan korban bisa dikembalikan. Sementara tersangka tidak perlu menjalani proses hukum lanjutan.

Sebelumnya, mantan Gubernur Bali I Ketut Sudikerta terlibat kasus dugaan penipuan dan penggelapan, sertifikat palsu dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terkait jual beli Pura Jurit Uluwatu. Kerugiannya mencapai Rp150 miliar. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.