The news is by your side.

Kejati Akan Panggil Sekda Pemprov Terkait Penyelewengan Dana Banprov

0

Oleh: Ade Lukmano  |

Balicitizen.com, Semarang – Kejaksaan Tinggi Jawa tengah belum menetapkan tersangka dalam kasus dugaan penyelewengan dana Bantuan Provinsi (Banprov) Jateng di Kendal dan Pekalongan senilai Rp7,5 miliar. Saat ini kejati masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi, termasuk tim anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jateng, Ketut Sumedana mengatakan saat ini ada lima orang yang dipanggil untuk dimintai keterangan.

“Saksi akan ditambah dari pihak Pemerintah Provinsi yaitu biro keuangan. Tidak menutup kemungkinan Sekda dan DPRD juga akan dijadikan saksi,” ujar dia, Senin (2/9).

Ketut mengatakan belum bisa menyebutkan siapa yang akan ditetapkan tersangka tersebut. Pihaknya akan menetapkan tersangka pada pekan ini.
Sebelumnya, dugaan penyelewengan dana Banprov di Kabupaten Kendal dan Pekalongan merugikan negara hingga Rp7,5 miliar. Dugaan penyelewengan tersebut terkait pembelian fasilitas pendidikan berupa laptop yaitu spesifikasi software dan hardware tidak sesuai atau harga di atas harga pasar. Ari/INI/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.