The news is by your side.

Ketua KPK Prihatin Eks Koruptor Boleh Nyalon Pilkada 2020

0

Oleh: Rudi Hasan  |

Balicitizen.com, Jakarta – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo, terpukul oleh Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU). Terutama yang melegalkan eks koruptor maju di Pilkada 2020.

“Ya prihatin saja. Kalau orang pernah jadi koruptor apalagi terpidana dalam perjalanannya kita tahu yang orang sebut mentalitasnya seperti apa kok masih dipertahankan? Kan mestinya tidak,” kata Agus di Gedung KPK, Jakarta, Senin (9/12).

Agus melihat, dulu KPU sempat melarang eks koruptor maju di Pileg 2018, namun memang digagalkan oleh MK. Karena saat itu Judicial Review menyangkut hal tersebut ditolak MK.

Namun Agus menyarankan KPU tetap pada pendirian. Sehingga konsistensi penyelenggara pemilu akan mendapay simpati masyarakat.

“Jadi untuk pencalonan berikutnya mestinya dilarang. Mestinya aturan itu harusnya konsisten,” kata dia.

KPU tidak melarang eks terpidana korupsi mencalonkan diri di Pilkada. Hal ini tertuang dalam PKPU Nomor 18 Tahun 2019.

Dalam PKPU No. 20/2018 tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, kata dia, tanpa ada frasa “kecuali secara terbuka dan jujur mengemukakan kepada publik bahwa yang bersangkutan mantan terpidana”. Padahal, frasa ini temaktub di dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Ari/INI/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.