The news is by your side.

Klub Malam Sky Garden Debekukan Izinnya, Ini Alasannya

0

Oleh: Ari  |

Balicitizen.com, Kuta – Satpol PP Kabupaten Badung membekukan operasional PT ESC Urban Food Station (Sky Garden) di Jalan Legian nomor 61, Kuta, Jumat (16/8). Bersamaan dengan itu, Satuan Reskrim Polresta Denpasar dan Polsek Kuta juga melakukan rekonstruksi terkait sejumlah laporan.    

Selain melakukan pemasangan stiker bertuliskan penghentian kegiatan/pembekuan sementara, petugas juga membentangkan police line di pintu masuk Sky Garden. Puluhann personel dikerahkan untuk pengamanan termasuk dari Satuan Brimob Polda Bali bersenjata laras panjang serta kendaraan taktis (Rantis) juga disiagakan.     

Kepala Satpol PP I Gusti Agung Ketut Suryanegara mengatakan, pembekuan sementara dilakukan setelah pihaknya memberikan teguran terkait masalah perizinan dan tunggakan pajak PT ESC Urban Food Station. “Pembekuan sementara ini Perda No. 2 Tahun 2012 tentang kepariwisataan,”ujar Kepala Satpol PP I Gusti Agung Ketut Suryanegara

Sementara, Kasat Reskrim Polrsesta Denpasar Kompol I Wayan Arta Ariawan mengatakan, pihaknya melaksanakan rekonstruksi terkait masuknya tiga laporan di Polresta Denpasar dan tiga laporan di Polsek Kuta. “Laporannya itu ada terkait pelecehan seksual, pencurian, penganiayaan, ancaman atau fitnah. Semua TKP-nya di Sky Garden,”ungkap Arta Ariawan yang ditemui di Sky Garden.     

Berdasarkan informasi, beberapa laporan dilayangkan Owner PT ESC Urban Food Station bisnis night club Sky Garden, Titian Wilaras alias Kris. Termasuk dugaan pelecehan seksual dialami anaknya berinisial  PW yang diduga dilakukan salah seorang manager Sky Garden berinisial PGAS.

Dalam adegan rekonstruksi, PW yang menjabat bagian keuangan datang ke ruangan administrasi kitchen untuk meminta data inventory kitchen kepada terlapor PGAS. Korban disuruh duduk sebentar namun ditolak karena masih ada pekerjaan yang perlu diselesaikan.

Terlapor malah memegang kedua pundak PW dan memaksanya harus duduk.  PW sempat membentaknya dan terlapor menggenggam pundak korban lebih keras lagi sehingga membuatnya ketakutan. Terlapor menggerayangi beberapa bagian tubuh PW dan PW pun berontak kemudian keluar ruangan. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.