The news is by your side.

Koster Klaim Warga Bali Sudah Sejahtera, Pengantin Baru Diminta Nanti Punya 4 Anak

0

Oleh: Riki Z  |

Balicitizen.com, Singaraja – Instruksi Gubernur Bali I Wayan Koater untuk melaksanakan Keluarga Berencana (KB) ala Bali yakni empat anak terus digencarkan. Dia pun mengklaim jika warga Bali sudah sejahtera, karena itu memiliki anak empat tidak akan masalah dari sisi ekonomi. Benarkah?

“Ini saya sampaikan melihat kondisi terkini di Bali, di mana anak yang menyandang nama Nyoman atau Komang (sebutan anak ketiga) sudah langka, apalagi Ketut (sebutan untuk anak keempat),” ujar Koster di Singaraja, Jumat (28/6).

Koster juga melanjutkan, pihaknya sudah melakukan survei di Bali yang berdasarkan kepada Kartu Keluarga (KK) yang hasilnya menunjukkan bahwa populasi anak ketiga sampai keempat alias penyandang nama Nyoman dan Ketut, sudah benar-benar menurun.

“Ini (Nyoman dan Ketut) sudah barang langka sekarang di Bali. Hampir punah, padahal sejatinya ini adalah warisan leluhur kami, yang begitu arif untuk membuat suatu kearifan lokal yang menurut saya harus kita jaga dan lestarikan,” terangnya.

Bahkan pria kelahiran Desa Sembiran, Kabupaten Buleleng ini mesti memberanikan diri mesti meminta “permakluman” kepada pemerintah pusat khususnya BKKBN agar Bali bisa melaksanakan KB Krama Bali dengan anjuran empat orang anak.

“Tapi kami tentu sepakat dengan keluarga berencana dan harus berkualitas, dengan perencanaan yang tepat sejalan juga dengan pembangunan bangsa. Buktinya, Bali jadi salah satu yang terdepan dalam menjalankan program KB dengan anjuran dua anak cukup selama ini. Kami di Bali sangat loyal dan taat pada anjuran pemerintah,” katanya, menegaskan.

Gubernur Koster juga memandang, kondisi perekonomian dan pendapatan per kapita masyarakat Bali yang makin membaik, ditunjang pula dengan berbagai program yang menyasar langsung ke masyarakat, membuat tidak ada alasan lagi bagi krama Bali untuk memiliki lebih dari dua orang anak.

“Untuk itu saya imbau kepada para pengantin baru, targetkanlah empat anak agar Nyoman dan Ketut juga ‘kebagian’ tempat, bisa hadir di keluarga kita,” kata Koster. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.