The news is by your side.

Marizsa Cardoba Ingin Cetak Wirausahawan dari Penyintas Autoimun

0

Oleh: Riki Z   |

Balicitizen.com, Denpasar – Para penyintas autoimun di sejumlah tempat di Indonesia, seperti Bali, Jakarta, Ternate dan daerah lain mendapatkan perhatian khusus dari sebuah lembaga yang konsen terhadap penderita autoimun.

Autoimun adalah penyakit yang terjadi akibat sistem kekebalan tubuh (sistem imun) menyerang sel-sel sehat dalam tubuh. Normalnya, sistem kekebalan tubuh menjaga tubuh dari serangan organisme asing, seperti bakteri atau virus. Namun, pada seseorang yang menderita penyakit autoimun, sistem kekebalan tubuhnya melihat sel tubuh yang sehat sebagai organisme asing. Tak mudah mengobati penyakit ini. Hingga saat ini belum ada obatnya. Yang bisa dilakuan adalah membiasakan pola hidup dan pola makan yang sehat

Direktur Marizsa Cardoba Foundation, Marizsa Cardoba, menambahkan, pihaknya berkomitmen memberi pelatihan dan bantuan usaha kepada penyintas autoimun untuk menjadi entrepreneur. “Tujuannya untuk mencetak wirausaha yang mengidap autoimun. Jadi kita sebut autoimun entrepreneur. Kami memilih 15 orang di setiap kota untuk diberikan fasilitas dan modal usaha dengan kriteria terbatas secara ekonomi, marginal dan sudah positif terdiagnosa autoimun,” jelas Marizsa, Dalam acara bertajuk “Autoimun Berbagi Bahagia dengan Sahabat Autoimun di Bali,  di Gapet Garden, Kerobokan, Kabupaten Badung, kemarin.

Pilihan usaha yang mereka jalankan sangat mendukung kesehatan. “Kami juga mengkerucutkan jenis usaha yang sebaiknya mereka pilih adalah yang mendukung kesehatan, utamanya dari makanan, makanan sehat. Ada satu yang milih produk perawatan natural. Kami mendukung produk lokal, natural. Masyarakat juga mengenal bahwa yang natural yang menjaga kesehatan kita,” katanya.

“Harapannya mereka menjadi manusia-manusia yang berdaya, selain itu mereka bangkit dari keterpurukan, berbagi tentang hidup sehat, jadi mereka memotivasi masyarakat untuk menjaga kesehatan sebelum sakit seperti mereka. Autoimun itu belum ada obatnya. Jadi hanya bisa dikontrol dengan pola hidup yang sehat,” lanjutnya.

Pendiri Firda Athira Foundation, Firda Athira, mengatakan pihaknya fokus pada pemberdayaan anak-anak marginal. “Hati saya terpanggil untuk membantu anak anak marginal khususnya yang autoimun,” ujar gadis yang masih duduk di bangku SMA ini.

Kegiatan ini juga diisi dengan Talkshow, dengan menghadirkan Ahli Nutrisi, Pengidap Autoimun dan Orang tua salah satu pengidap Autoimun. Mereka berbagi pengalaman tentang pola hidup sehat dan membagikan motivasi bagi penyintas autoiumun. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.