The news is by your side.

Megibung, Tradisi Muslim Bali Rayakan 10 Hari Pertama Bulan Ramadan

0

Oleh: Riki Z   |

Balicitizen.com, Denpasar – Memasuki hari ke-10 bulan Ramadan, jemaah Masjid Al-Muhajirin di Kampung Islam Kepaon, Denpasar menggelar tradisi Megibung atau makan bersama dalam satu nampan saat berbuka puasa bersama.

Tradisi Megibung atau makan bersama-sama ini dilaksanakan karena selama 10 hari jemaah masjid mengkhatamkan atau menyelesaikan 30 juz Al-Qur’an. Jadi setiap harinya jemaah melaksanakan tadarus Al-Qur’an membaca tiga juz usai sholat Tarawih. 

Salah satu tokoh masyarakat Kampung Kepaon, Padani mengatakan tradisi Megibung ini sudah dilaksanakan semenjak nenek moyang dan berdirinya kampung Islam Kepaon, Denpasar. 

“Tradisi ini, sudah ada sejak  Kampung Islam Kepaon berdiri dan para sepuh  melaksanakan tradisi ini”. katanya. 

Makanan yang disantap para jemaah Masjid merupakan dari warga setempat,seperti nasi beserta lauk ditempatkan dalam satu wadah, nasi kotak, dan beberapa jenis minuman segar. Lalu dimakan bersama-sama.

Megibung dilaksanakan usai melaksanakan sholat magrib. Saat megibung jemaah membentuk satu kelompok yang terdiri dari 6 sampai 7 orang terdiri dari orang dewasa dan anak-anak. 

Tradisi mengibung kampung islam Kepaon mengadopsi dari budaya Bali yang sejak dahulu berkembang di kabupaten Karangasem yang lambat laun menyebar ke berbagai daerah di Bali. 

Padani menjelaskan tadisi megibung memiliki makna mempererat tali persaudraan, tidak hanya bagi umat muslim, tapi juga umat Hindu yang berada di kawasan Kepaon. 

“Secara simbolis megibung dimaknai sebagai hubungan persaudaraan bukan hanya sesama umat muslim, tapi juga umat Hindu yang hidup berdampingan secara harmonis selama berpuluh tahun,” ungkapnya. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.