The news is by your side.

MUI Denpasar Minta Umat Muslim Tidak Gila Hormat

0

Oleh: Rosid    |

Balicitizen.com, Denpasar – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Denpasar Syaifuddin Zaini menyebut puasa di Bali pahalanya lebih banyak ketimbang di Jawa. Musababnya, tantangan orang yang berpuasa di Bali lebih banyak.

‘Malah saya bilang puasa di Bali ini nanti pahalanya lebih banyak dibanding puasa di Jawa. Karena di Bali tantangannya lebih banyak,” kata dia, Rabu (8/5).

Tantangan tersebut tak hanya menahan lapar dan haus. Namun juga menahan pandangan mata dari para turis-turis atau wisatawan yang ada di pantai.

“Apalagi para pelaku wisata, supir taksi yang puasa yang jualan di Pantai Kuta itu tidak saja menahan haus tapi juga melihat wisatawan-wisatawan yang pakaiannya kadang (menggoda) itu juga godaan tapi kita bisa tabah,” imbuhnya.

Ia mengimbau umat di Bali pada bulan puasa ini harus bisa menahan dan mengendalikan. Selain itu, juga jangan gila hormat dan minta dihormati umat lain. Artinya, tak perlu meminta warung-warung makan tutup di bulan Puasa ini.

“Mengendalikan dari kemauan-kemauan yang buruk. Demikian juga supaya puasa di Bali ini jangan gila hormat dan jangan terlalu menuntut banyak orang untuk menghormatinya,” kata dia.

“Karena bulan ramadhan di Bali ini lebih banyak yang tidak puasa. Karena lebih banyak yang tidak puasa maka kita jangan terlalu menuntut minta dihormati. Iya biarkan saja orang yang tidak berpuasa siang hari makan. Warung-warung silakan buka. Jangan kita kemudian kita ingin warung-warung ditutup. Kalau mereka tidak puasa iya biarkan saja,” kata dia. Ari/Balicitizen

 

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.