The news is by your side.

Nama Kantor Lelang Denpasar Sering Dicatut, Banyak Korban Setor Jutaan Rupiah

0

Oleh: Ari  |

Balicitizen.com, Denpasar – Kasus pencatutan nama kantor lelang bukan hanya terjadi di Jakarta, di sejumlah daerah seperti Denpasar pencatutan nama juga terjadi.

Wiji Yudhiharso, selaku Kepala Seksi Hukum dan Informasi Kantor Pelayanan Kekayaan Negara (KPKNL) Denpasar mengaku pernah didatangai beberpa korban penipuan semacam ini. Untuk tahun 2019 ini pihaknya sudah dua kali didatangi korban penipuan jenis ini. Bahkan dalam tahun 2016,2017, dan 2018 sempat ada korban yang mendatangu kantornta. Dalam setahun bahkan ada 10 lebih korban yang mendatangi kantornya.

Para korban mengaku mendapatkan pesan melalui media sosial di antaranya facebook, instagram, dan whatsapp. Pelaku menggunkan dan membuat akun palsu dengan menyerupai KPKNL Denpasar.

“Jadi, beberpa di antara korban di Bali sudah mendatangi kantor kita. Jadi, mereka (pelaku) membuat akun media sosial dengan mencatut nama kita,” kata dia, Senin (8/7).

Mereka rata-rata yang datang ke KPKNL Denpasar setelah menyetor uang kepada penipu. Angkanya bervariasi mulai dari Rp3 juta, Rp5 juta, hingga Rp7 juta. Para korban ini kemudian disarankan melaporkan ke Pihak Kepolisian.

“Mereka mendapatkan pesan menang lelang, dan harus menyetor. Kami kemudian menyarankan melapor ke pihak Kepolisian,” katanya..

Untuk itu ia mengimbau kepada warga agar tidak mudah percaya pada modus penipuan semacam ini. Ia mengingatkan bahwa proses pelelengan di KPKNL semua dilakukan secara online. Kemudian uang jaminannya melalui virtual acount dan bukan atas nama pribadi. Untuk pengaduan bisa langsung menghubungi call center KPKNL pusat di nomer 1500991.

“Kita juga ada namanya call center dan langsung hububgi kami jika mendapat pesan lelang melalui pesan,” katanya. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.