The news is by your side.

Napi Ini Pilih Kabur, Padahal Sebulan Lagi Bebas

0

Oleh: Farida Noris  |

Balicitizen.com, Siantar – Sudah tak sabar, sepertinya itu yang dialami dua narapidana Lapas Pematangsiantar. Keduanya mengambil tindakan konyol lantaran nekat kabur.

Padahal, sebulan lagi keduanya akan bebas. Pelarian keduanya pun tak seberapa lama. Kini dua napi kasus pencurian itu diringkus kembali.

Kedua narapidana nekad itu yakni Ebenejer Gultom (32) warga Jalan Hau Hole, Kelurahan Parsaoran, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir dan Surya Darma Sitorus (34) warga Kelurahan Naga Pitu, Kecamatan. Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar.

“Keduanya bekerja sebagai tamping di luar Lapas dan sudah lebih kurang satu setengah bulan sebagai tamping luar,” kata Humas Lapas Pematangsiantar Hiras Silalahi, Jumat (23/8).

Selain sudah memenuhi ketentuan sebagai tamping, kedua napi itu akan bebas satu bulan lagi. Sebab keduanya memperoleh remisi dan CB (cuti bersyarat) bahkan SK nya juga sudah turun.

“Petugas mengetahui kedua napi itu kabur pada saat serah terima tugas tamping dengan tugas jaga baru pada Kamis (22/8) sekitar pukul 13.30. Pada saat pendataan dari 8 orang tamping yang bertugas kebersihan di luar tembok lapas, dua orang narapidana tersebut tidak ada. Diperkirakan kabur sekitar pukul 11 ke 12 siang,” terang Hiras.

Petugas kemudian melaporkan kaburnya dua orang napi ini ke Kalapas. Petugas pun dikerahkan mencari keberadaan kedua narapidana tersebut. Keduanya berhasil diringkus di kawasan Prapat.

“Jamnya saya kurang tau. Karena petugas kita yang membawa kedua napi itu masih dalam perjalanan kemari. Tapi informasi yang saya peroleh, keduanya ditangkap di ladang,” ungkap Hiras.

Hiras mengaku sangat menyesali perbuatan kedua narapidana itu. Selain batal menghirup udara bebas, pihak Lapas juga akan mencabut hak kedua narapidana itu berupa pencabutan remisi dan usulan cuti bersyaratnya.

“Kita cabut haknya. Yah berarti dia ‘jalan kaki’ sesuai masa hukumannya,” terang Hiras.

Kedua narapidana itu juga nantinya akan ditempatkan di sel khusus dan tidak akan digabung dengan warga binaan lainnya.

“Kita amankan dulu,” tukas Hiras Silalahi. Ari/INI/Baliciitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.