The news is by your side.

Oknum Pegawai Pemkot Tersangka Gratifikasi Tak Ditahan

0

Oleh: Ari  |

Balicitizen.com, Denpasar – Kasus dugaan gratifikasi yang menjerat oknum pejabat di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar berinisial IWK (44) hingga kini masih dikembangkan penyidik Tipikor Satreskrim Polresta Denpasar.

Namun hingga Selasa (13/8)  penyidik tidak melakukan penahanan terhadap oknum yang dinas di lingkup Pemkot Denpasar tersebut.

“Tidak ditahan. Selama pemeriksaan yang bersangkutan kooperatif,”ujar Kasat Reskrim Polresta Denpasar Arta Ariawan dari Polresta Denpasar. Namun pihaknya sudah menetapkan oknum pejabat di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar berinisial IWK (44) sebagai tersangka dugaan gratifikasi pengurusan dokumen Usaha Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pengendalian Lingkungan Hidup (UPL).

Sebelumnya IWK terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Unit Tipikor Satreskrim Polresta Denpasar setelah menerima uang dari rekanan perusahaan selaku pemrakarsa untuk pengurusan dokumen Usaha Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pengendalian Lingkungan Hidup (UPL), Kamis (11/7/2019) sekitar pukul 13.00 Wita.

Sebelum ditangkap, IWK menggelar rapat bersama sejumlah rekanan perusahaan dalam pembahasan dan peninjauan lapangan oleh tim UKL-UPL. Selesai rapat di Kantor DLHK, ia keluar bersama peserta rapat menuju salah satu restoran cepat saji di Jalan Bypass Ngurah Rai, Sanur.    

Selesai makan siang di restoran tersebut, IWK diamankan di seputaran Jalan di seputaran Jalan Tukad Badung, Denpasar. Polisi menemukan dua amplop masing-masing berisi uang Rp 2 juta dan 1 juta dari dashboard mobil Avanza yang dikendarainya.  Selain itu, juga disita uang Rp 14 juta lebih dalam tas ranselnya. Sebagian uang itu diakui tersangka hasil gratifikasi sebelumnya. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.