The news is by your side.

Otak Pembunuh Sopir Taksi Online Dijatuhi Hukuman Mati

0

Oleh: Rio AP   |   

Balicitizen.com, Palembang – Akbar Al-Farizi alias Atuk (34), dijatuhi hukuman mati dalam persidangan di Pengadilan Negeri Klas 1A Palembang, Kamis (13/2). Terdakwa yang dihadapkan ke meja hijau atas perkara otak pembunuhan sopir taksi online, Ki Agus Sofyan (43), divonis mati oleh majelis hakim yang diketuai Efrata Happy Tarigan.

Menurut Efrata, dakwaan itu sesuai Pasal 340 Junto Pasal 55 ayat 1 KUHP, serta Pasal 365 ayat 2 ke-1 dan ke-2 KUHP. Dia menyatakan terdakwa telah dengan sengaja merencanakan pembunuhan itu dengan sengaja dan merampas hak orang lain.

“Terdakwa Akbar secara sadar melakukan pembunuhan dan tidak ada hal yang meringankan. Menyatakan bersalah melakukan pembunuhan berencana dengan tuntutan pidana mati,” ujar dia dalam persidangan di Pengadilan Negeri Klas 1A Palembang.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Purnama Sofyan, menjelaskan bahwa vonis hukuman mati kepada terdakwa berarti menutup kasus pembunuhan terhadap sopir taksi online itu. Menurutnya, terdakwa menyusul kedua rekannya yang terlebih dahulu dijatuhi hukuman pidana mati.

Ia menambahkan, kedua rekannya yakni Acun (21) dan Riduan (45) telah divonis pada 2019. Kemudian, kata dia, rekan lainnya, Frans (16) hanya divonis selama 10 tahun penjara karena saat melakukan aksi pembunuhan dia masih di bawah umur.

“Pertimbangan atas vonis sudah sesuai dengan tuntutan kita saat sidang sebelumnya, sesuai azas keadilan. Itu menjadi peringatan bagi masyarakat untuk tidak melakukan tindak pidana,” tuturnya.

Untuk diketahui, Akbar CS melakukan pembunuhan dan perampokan terhadap sopir taksi online pada Senin, 29 Oktober 2018 lalu. Dalam menjalankan aksi kejahatannya itu Akbar bersama empat rekannya membunuh korban yang saat itu sedang mengangkut mereka dari KM 5 menuju simpang Bandara SMB II Palembang. Ari/INI/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.