The news is by your side.

Otak Penjambret WN Singapura di Kuta Ditangkap, Motor Masih Raib

0

Oleh: Rosid  |

Balicitizen.com, Kuta – Kasus penjambretan yang disertai dengan aksi kekerasan dengan menendang motor korban milik warga negara (WN) Singapura terungkap. Hanya saja motor yang dipakai korban masih hilang misterius meski pelaku penjambretan sudah ditangkap.

Pelaku dapat dibekuk oleh tim gabungan Direktorat Reskrimum Palda Bali dan Polsek Kuta pada Selasa (11/6). Penjambret WN  Singapura, Uegene Aathar (25) dan Dolly (23) di depan Masjid AL Rahmat di Jalan Raya Kuta, Senin (6/6) silam itu jadi perhatian kepolisian.

Diketahui pelaku penjambreran bernama I Wayan Adiasa alias Dayuh (27) dan Komang Joni alias Ewes (24) asal Karangasem.

Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Andi Fairan mengatakan, aksi jambret menimpa dua warga Singapura itu menjadi atensi khusus. Berdasarkan hasil penyelidikan, diperoleh ciri-ciri motor yang dipakai beraksi jenis Yamaha N Max. Akhirnya pada Selasa (11/6) sekitar pukul 20.00 wita, pelaku  I Wayan Adiasa alias Dayuh diringkus  di Jalan Mekar Jaya Pemogan, Denpasar. “Pelaku ini perannya sebagai joki,”ungkap Andi Fairan, Kamis (13/6).   

Berselang beberapa jam, giliran sang eksekutor yaitu Komang Joni alias Ewes  digerebek di tempat tinggalnya di Mekar Jaya Blok A VIII No 17 Pemogan, Denpasar Selatan. Dari hasil pemeriksaan,  pelaku mengaku handphone korban dijual ke temannya bernama Carik dipinggir Jalan Juwet Sari, Pemogan. “Dari penjualan itu, Ewes mendapat Rp 5 juta dan Dayuh Rp 2,2 juta. Sedangkan motor korban yang dilaporkan hilang masih dalam penyelidikan,”tandasnya. Kepolisian masih menyelidiki keberadaan motor korban.

Penjambretan terjadi sekitar pukul 02.30 wita. Kejadian ini bermula saar Uegene Aathar membonceng istrinya dari Sky Garden di Jalan Raya Legian menuju Jalan Raya Kuta. Kedua pelaku membuntuti perjalanan korban dan sampai TKP, handphone-nya dirampas saat melihat google map.

Pelaku juga menendang korban Dolly hingga terjatuh dan pingsan dengan luka di sekujur tubuh . Di tengah kepanikan, ada seseorang mengamankan motor korban. Sedangkan Uegene Aathar menghentikan sebuah mobil untuk dimintai tolong mengantar ke RS Siloam. Belakangan, kendaraan korban juga hilang beserta dua jam tangan dan uang  Rp 18 juta. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.