The news is by your side.

Pasca OTT, Dirut PTPN III Jadi Tersangka Suap Gula

0

Oleh: Urba Adiwijaya  |

Balicitizen.com, Jakarta – Pasca OTT, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara III (Persero), Dolly Pulungan, sebagai tersangka kasus suap terkait distribusi gula di BUMN itu Tahun 2019. Selain Dolly, komisi antirasuah juga menjadikan Direktur Pemasaran PTPN III, I Kadek Kertha Laksana, sebagai tersangka dalam kasus yang sama.

“Setelah melakukan pemeriksaan awal sebagaimana diatur dalam KUHAP, dilanjutkan dengan gelar perkara, dalam batas waktu 24 jam maka disimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi pemberian/penerimaan hadiah atau janji terkait distribusi gula di PTPN III Tahun 2019,” kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (3/9) malam.

Penetapan status hukum terhadap Dolly dan Kadek menyusul operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK terhadap lima orang yang berasal dari unsur BUMN dan swasta. OTT tersebut diduga terkait dengan distribusi gula.

Kini, KPK telah meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan dan menetapkan tiga tersangka, yaitu pemilik PT Fajar Mulia Transindo, Pieko Nyotosetiadi, sebagai pemberi suap, serta; Dolly dan Kadek selaku penerima suap.

Sebagai pemberi, Pieko disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor).

Sementara, Dolly dan Kadek sebagai penerima disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 UU Tipikor jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Ari/INI/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.