The news is by your side.

Pelaku Pariwisata Sayangkam Penyetopan Promosi Wisata, Bisa Direbut Phuket

0

Oleh: Ari  |

Balicitizen.com, Kuta – Keputusan Pemkab Badung untuk menghentikan promo pariwisata ke luar negeri disayangkan pelaku pariwisata. Seharusnya promo ini menjadi priotitas dibalik gencarnya persaingan ‘merebut’ wisatawan mancanegara dari negara-negara Asia Tenggara dan kawasan lain.

I Made Ramia Adnyana sebagai Wakil Ketua Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Bali menyayangkan disetopnya promosi tersebut. Seharusnya Pemkab Badung menimbang kembali keputusan tersebut mengingat 80% Pendapatan Asli Daerah (PAD) Badung dari pariwisata.

Selain itu, Badung juga berkompetisi dengan destinasi lain dari negara lain seperti Phuket, Chiangmai, Singapore, Langkawi, Borracay, Myanmar, Maldive, Bhutan dll.

“Ketika ada Internasional tradeshow dan Badung tidak muncul di situ ini bisa dianggap destinasi kita sudah tidak eksis lagi, dan akan diambil kesempatannya oleh pesaing kita. Dan perlu waktu dan biaya yang besar untuk mengembalikan posisi kita bisa eksis kembali sebagai destinasi favorit,” terangnya.

Sebelumnya, Kabupaten Badung akan menghentikan promosi pariwisata baik di dalam maupun di luar negeri. Hal tersebut karena adanya rasionalisasi anggaran akibat Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkab Badung tak mencapai target.

Kepala Dinas Pariwisata Badung I Made Badra mengatakan anggaran yang dipangkas mencapai Rp12 miliar dari total yang seharusnya Rp45 miliar. Dana Rp12 miliar dari Rp 45 miliar. Seluruh kegiatan promosi baik dalam dan luar negeri terpaksa dihentikan. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.