The news is by your side.

Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Jakarta Kondusif

0

Oleh: Azhar AP   |   

Balicitizen.com, Jakarta – Situasi terkini wilayah Ibu Kota Jakarta kondusif menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Ahad pagi (201/10), Wakapolda Metro Jaya Brigjen Wahyu Hadiningrat dan jajarannya tampak melakukan pemantauan situasi arus lalu lintas di pertigaan Jalan Asia-Afrika dan Jalan Gelora.

“Hingga pagi ini situasi kondusif,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Argo Yuwono saat ditemui di Jalan Asia-Afrika.

Menurut Argo, pengamanan untuk pelantikan presiden dan wakil presiden telah disiapkan jauh hari sebelum pelantikan, bersama unsur TNI dan Polri dimulai dari rapat persiapan, gladi bersih dan lainnya.

“Persiapan sudah jauh-jauh hari mulai dari rapat sampai pelaksanaan pelantikan siang nanti,” katanya.

Sekitar 31.000 personel TNI dan Polri diterjunkan untuk pengamanan Ibu Kita Negara. Ring 1 Gedung DPR RI sebagai tempat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden dijaga Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Di lapis 2 dan 3 dijaga ketat pasukan keamanan dari TNI dan Polri.

Mereka disebar ke sejumlah titik-titik pengamanan seperti pusat perekonomian, pertokoan, hotel dan objek vital lainnya. “Semua lokasi dilakukan pengamanan, termasuk diberlakukan pengamanan jalur,” kata Argo.

Menjelang pelantikan ini, kata Argo, sejumlah ruas jalan dari dan menuju gedung parlemen Senayan ditutup dan dialihkan. Penutupan dan pengalihan ini telah diinformasikan kepada masyarakat baik melalui media massa maupun sosial media.

Pengawalan jalur untuk tamu negara yang hadir pelantikan juga disiapkan, mulai dari keberangkatan mereka dari hotel menuju gedung Parlemen.

“Entah itu dari pimpinan negara asing yang akan hadiri pelantikan bapak presiden dari hotel sampai ke DPR kita kawal, ada beberapa titik yang kami lakukan penyekatan personel dari TNI Polri dari berbagai satuan dan semuanya ada,” kata Argo.

Stasiun Palmerah

Salah satu objek vital transportasi terdekat dari Gedung DPR adalah Stasiun Palmerah. Demi keamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Stasiun Tanah Abang dan Stasiun Palmerah tidak dioperasikan untuk moda transportasi kereta rel listrik (KRL).

Vice President Communication PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba mengatakan adanya pengaturan pola operasi khusus KRL Commuter Line lintas Rangkasbitung/Maja/ Parungpanjang/Serpong-Tanah Abang pulang pergi (PP).

“Operasi untuk KRL hanya berjalan hingga Stasiun Kebayoran dan selanjutnya kembali ke Stasiun tujuan Rangkasbitung/Maja/ Parungpanjang/Serpong sehingga tidak melayani pemberhentian maupun keberangkatan di Stasiun Palmerah dan Tanah Abang,” ujar Anne di Jakarta, Ahad.

Pengaturan pola operasi tersebut berlangsung mulai jadwal pemberangkatan kereta pertama hingga pemberitahuan selanjutnya. Pengaturan pola operasi dibuat dengan mempertimbangkan pengguna KRL akan kesulitan menemukan angkutan lanjutan selepas Stasiun Palmerah.

Sebab, kata dia, banyak ruas jalan di sekitar stasiun yang ditutup atau dialihkan arus lalu lintasnya demi kelancaran pelantikan presiden. Namun, kalau itu alasannya, kenapa Stasiun Tanah Abang ikut ditutup? Sejatinya, penutupan itu adalah untuk alasan keamanan pelantikan.

Sementara perjalanan KRL Commuter Line lintas lainnya, yaitu Bogor/Depok-Jakarta Kota PP, Bogor/Depok/Nambo-Duri/Jatinegara PP (melayani naik turun pengguna di Stasiun Tanah Abang), Cikarang/Bekasi-Jakarta Kota PP, Duri-Tangerang PP dan Jakarta Kota-Tanjung Priok PP seluruhnya berjalan normal seperti biasa. Ari/INI/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.