The news is by your side.

Pelantikan Presiden, Jokowi Diminta Tuntaskan Janji Sejahterakan Petani

0

Oleh: Mujahir  |   

Balicitizen.com, Jakarta – Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) dan wakil presiden terpilih Ma’ruf Amin akan dilantik hari ini. Meski disambut dengan berbagai perayaan, masih banyak PR alias pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah di periode yang baru.

Politikus PKS, Sa’adiah Uluputty, meminta agar Jokowi menuntaskan janji kampanye menyejahterakan petani Indonesia. Janji tersebut sebenarnya telah disampaikan Jokowi sejak maju sebagai calon presiden di Pilpres 2014 lalu.

“Waktu itu, beliau berjanji agar petani tidak lagi miskin,” kata Sa’adiah di Jakarta, Ahad (20/10).

Legislator asal Maluku itu meminta agar janji Jokowi mengentaskan kemiskinan petani dituntaskan di periode kedua, lantaran tak terwujud di periode pertama. Harga-harga komoditas pertanian yang anjlok di masa pemerintahan Jokowi-JK periode 2014-2019, menurut dia, menjadi bukti pemerintah belum maksimal mendorong perbaikan harga jual komoditas pertanian.

“Beberapa kali harga-harga komoditas pertanian seperti bawang merah, cabe, dan tomat anjlok. Bahkan masyarakat sampai ada yang membagikan bawang merah gratis sebagai bentuk prihatin. Dimana negara? Harusnya negara hadir agar harga-harga stabil,” kata dia.

Harga komoditas rempah-rempah yang selama ini menjadi salah satu hasil pertanian andalan di Maluku, juga turun. Maka dari itu, kata Sa’adiah, pemerintah harus proaktif mengantisipasi permainan harga oleh tengkulak di lapangan.

“Harga cengkih dan pala juga turun. Padahal daerah seperti Maluku, Maluku Utara, Sulawesi, dan beberapa daerah lainnya, (cengkih dan pala) ini yang jadi andalan. Anak-anak bisa sekolah sampai jenjang pendidikan tinggi selama ini juga karena hasil penjualan rempah,” ujarnya.

Menurut dia, harga yang baik dan stabil akan memberikan dampak positif bagi meningkatnya daya beli petani. Hal ini pada gilirannya akan menunjang kesejahteraan petani.

“Kalau harga bagus dan stabil kan petani bisa semakin sejahtera. Daya belinya juga baik,” ujarnya.

Kendati demikian, ia tak menutup mata terhadap langkah Jokowi membangun infrastruktur pertanian, meski belum merata. Ketersediaan sarana prasarana pertanian perlu ditingkatkan dengan mempertimbangkan pemerataan ke daerah-daerah terpencil.

“Ke depan perlu diperhatikan juga petani-petani di daerah,” ucapnya. Ari/INI/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.