The news is by your side.

Gadis 21 Tahun Ini Pukuli Kekasihnya, hingga Sulut Rokok Wajah Korban

0

Oleh: Ari  |

Balicitizen.com, DenpasarPengadilan Negeri Denpasar, Rabu (9/10) siang ini mengadili seorang gadis 21 tahun bernama Isabel Carla Chrstina. Dia menganiaya kekasihnya Mahardika dengan dipukul, tendang dan menyulut rokok wajah korban.

Selain diadili dalam kasus penganiayaan, perempuan asal Karamgasem ini juga diadili karena membawa kabur motor kekasihnya, yang dilakukan pada Minggu 7 Juli sekitar pukul 15.30 wita di Jalan Tukad Yeh Aye, Panjer Denpasar.

Jaksa Ni Luh Wayan Adhi Antari membeberkan kronologi kejadian ini. Awalnya, terdakwa menghubungi kekasihnya Mahardika (saksi korban) datang ke kosnya.

Jelang sore, terdakwa meminta diantar ke rumah temannya yang kos di daerah Pemogan.
“Terdakwa mengaku saat itu sedang emosi dan melihat saksi korban senyum-senyum. Saat saksi korban ditanya, kenapa kamu senyum senyum gak jelas, justru saksi korban tidak menjawab dan tetap tersenyum,” sebut Jaksa mengitip isi dakwaan.

Terdakwa langsung minta balik ke kosnya di Panjer jalan Tukad Yeh Aye. Setiba di kos sekitar pukul 15.30 Wita, baru tiba di parkiran kembali terdakwa menanyakan kepada kekasihnya soal senyum senyum tadi.

Karena saksi korban tidak menjawab, terdakwa yang kesal langsung memukul kepala saksi korban dengan helm sambil mencabut kunci kontak dan membentak kekasihnya itu untuk masuk kamar.

Setiba di kamar terdakwa langsung mengunci pintu dan memukuli dada kekasihnya yang saat itu duduk di atas kasur. Tidak hanya itu dalam posisi duduk, terdakwa juga menendang kekasihnya dari depan yang mengarah pada bagian dada dengan kaki kanan.

Selanjutnya terdakwa menyalakan rokok sambil membentak kekasihnya itu dengan ucapan. “Saya tidak suka liat kamu senyum-senyum tadi. Kenapa kamu diam san tidak jawab,” ucap terdakwa dalam dakwaan.

Terdakwa menyulutkan rokok yang menyala ke pipi kekasihnya sembayak dua kali. Lalu merampas HP kekasih korban dengan maksud membuka isi chet WA karena curiga kalau saksi korban punya pacar lain.

Terdakwa juga meninju mulut dan muka dekat mata dari kekasihnya itu.

Karena tidak tahan dipukuli, saksi korban berusaha kabur ke luar kamar. Saat itu, terdakwa berusaha mengejar tetapi kekasihnya itu sudah hilang lari. Kasus ini kemudian dilaporkan ke polisi. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.