The news is by your side.

Pemblokiran Internet di Papua Tak Selesaikan Apa-apa

0

Oleh: Saiful  |

Balicitizen.com, Denpasar – Kementerian Kominfo didesak segera mengakhiri pemblokiran internet di Papua. Pemblokiran tersebut tidak akan menyelesaikan masalah, tapi hanya akan menunda masalah.

“Memblokir itu kan sama halnya menunda,” kata Fadli Zon di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (28/8).

Dia mengingatkan bahwa menyelesaikan masalah Papua bukan dengan cara membatasi hak masyarakat mengakses informasi. Ini karena di era digital, masyarakat bisa saja menemukan cara-cara baru untuk mengakses internet.

“Kita harus hadapi, persoalan Papua. Jangan kita hindari, jangan kita seolah-seolah menggampangkan,” kata dia.

Fadli juga menepis pernyataan Kapolri Jenderal Polisi, Tito Karnavian, yang mengatakan akses kecepatan internet di Papua dibatasi untuk mencegah dan mengurangi berita hoaks. Menurut dia, hoaks yang beredar selalu ada jalan keluarnya, sehingga tidak tepat jika memblokir akses informasi dijadikan solusi.

“Ini justru membuat masalah baru, karena masyarakat merasa hak-hak mereka kok di kurangi secara sepihak. Hak untuk mendapatkan akses internet, ini kan sudah menjadi hak dasar,” kata dia.

Dia pun meminta agar pemerintah segera menormalkan kembali. Selanjutnya, dia meminta pemerintah mengajak para tokoh Papua duduk bersama mencari solusi.

“Normalkan dong. Kita hadapi. Kita dengarkan tokoh tokoh adat, tokoh masyarakat, para mahasiswa, maunya apa? Kita dengarkan,” ucapnya.

Kementerian Kominfo sejak Jumat pekan lalu, memutuskan melanjutkan pemblokiran data internet pada layanan operator seluler di Papua dan Papua Barat. Kominfo mengklaim di daerah tersebut distribusi dan transmisi informasi hoaks, kabar bohong, provokatif dan rasis masih tinggi. Ari/INI/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.