The news is by your side.

Pemilik TPA yang Sebabkan Bayi Meninggal Dituntut 3 Tahun

0

Oleh: Ari  |

Balicitizen.com, Denpasar – Kasus meninggalnya seorang bayi saat dititipkan di Tempat Penitipan Anak (TPA) Princess House Childcare, Denpasar memasuki masa penuntutan, Senin (16/9) Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Jaksa Heppy Maulia Ardani,SH yang mewakili JPU Gusti Ayu Yunita,SH mengajukan hukuman untuk terdakwa Listiani alias Tina (39) yang merupakan karyawan di TPA tersebut hukuman selama 4 tahun penjara.
Sedangkan terdakwa Ni Made Sudiana Putri (39) selaku pemilik dari usaha penitipan anak yang beralamat di Jalan Badaksari, Denpasar Timur, ini oleh JPU dituntut hukuman selama 3 tahun dengan denda sebesar Rp50 juta subsider 2 bulan kurungan.

Jaksa menilai terdakwa Sudiana Putri asal Banjar Pengiasan, Kelurahan Dauh Puri Kauh, Denpasar Barat ini bersalah sebagaimana tertuang dalam dakwaan ke-Satu, Pasal 76D Jo Pasal 77B UU RI No.23/2002 tentang perlindugan anak.

Dalam dakwaan JPU, pada Kamis (9/5) sekitar pukul 07.00 Wita, saksi Andika Anggara mendatangi tempat tersebut untuk menitipkan kedua anaknya berinisial K dan ENA (korban). Untuk korban ENA yang berusia 3 bulan diserahkan kepada terdakwa Listiani. Saat hendak diambil pada sore harinya, korban meninggal karena kelalaian melakukan pengawasan. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.