The news is by your side.

Pemprov Papua Belum Bayar Asrama, Puluhan Mahasiswa Terancam Terusir di Denpasar

0

Oleh: Rosid   |

Balicitizen.com, Denpasar – Sekitar 25 Mahasiswa asal Papua di Denpasar Bali terancam terusir dari asrama tempatnya tinggal kini, di Jalan Pulau Sula No.27, Denpasar, Bali. Mereka diberi waktu hingga tanggal 20 Juli 2019 untuk berkemas karena hampir tiga tahun biaya sewa asrama tersebut tak dibayarkan Pemerintah Provinsi Papua.

Gusti Ayu Sukawerti, pemilik rumah yang dikontrakan mengeluh karena hampir tiga tahun sewanya tak terbayar. Pihak Pemprov Papua hanya berjanji namun tak kunjung dilunasi. Bahkan komunikasinya kini terputus karena tak ada respon baik melalui telepon maupun pesan pendek.

“Sudah pernah saya surati ke gubernur papua juga tapi juga tak kunjung ada respon,” katanya, Minggu (14/7).

Ia berharap sewa kontraknya segera dilunasi. Karena biaya operasional seperti air dan pajak-pajak lainnya terus berjalan. Rumah miliknya dikontrak sejak tahun 2005 hingga 2007 dengan harga Rp25 juta. Saat itu, kontrak jelas dengan surat hitam di atas putih.

Namun, setelah itu kontrak hanya sebatas saling percaya. Hingga pada 2015 pembayaran masih lancar dengan uang diantar langsung. Namun, stelah itu hingga kini oembayaran kontrak tak kunjung jelas. Nilainya yakni untuk setahun sebesar Rp80 juta.

“Terakhir komunikasi dua bulan yang lalu, katanya dijanjiin akan segera dibayar setelah hari raya. Begitu aja terus selama tiga tahun, tapi nyatanya hingga sekarang gak dibayar,” kata dia. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.