The news is by your side.

Penenun Tradisional Diingatkan Jaga Pakem Tenun Ikat Bali

0

Oleh: Riki Z   |

Balicitizen.com, Buleleng – Gempuran tenun pabrikan yang dilepas di pasarab dengan harga murah menjadi ancaman bagi penenun tradisional di Bali. Karena itu penenun Bali diharapkan tetap menjaga kualitas serta pakem yang selama menjadi ciri khas.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Provinsi Bali Putu Astawa mengatakan bahwa kegiatan bimtek ini diselenggarakan oleh Pemprov Bali melalui Disdagperin untuk meningkatkan kualitas para pengerajin tenun ikat di Bali.

Pihaknya menyasar sejumlah penenun di berbagai daerah, seperti di Buleleng, kemarin.

Menurutnya, pemerintah perlu memberikan edukasi yang lebih mendalam kepada masyarakat khusunya para pengrajin terkait pakem yang ada dalam tenun ikat, termasuk soal kualitas bahan baku, kualiatas pewarnaan dan bagaimana cara promosi agar kain tenun asli bisa diserap oleh pasar.

Putu Astawa berharap dengan bimtek yang akan dilaksanakan selama tiga hari  dari tanggal 24-28 Juni yang menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten ini dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi tenun ikat khas Desa Sembiran Buleleng, hingga dapat dikenal pasar.

“Hal ini juga kami lakukan sebagai upaya dalam mendorong ekonomi masyarakat dan meningkatkan UMK di Bali, serta memunculkan generasi baru yang tertarik untuk mendalami usaha tenun ikat,” ujarnya. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.