The news is by your side.

Baby Lobster Senilai Rp2,6 Miliar Gagal Diselundupkan

0

Oleh: Rosid  |

Balicitizen.com, Badung – Bea Cukai Ngurah Rai menggagalkan percobaan penyelundupan baby lobster sebanyak 17.192 ekor dengan nilai Rp 2,6 miliar pada Senin (2/9) di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai.

Upaya percobaan ekspor ilegal berupa baby lobster dilakukan oleh seorang pria oknum groundhandling berinisial AP (25), asal Wonogiri, Jawa Tengah. Penggagalan tersebut berawal dari informasi masyarakat pada pukul 03:00 WITA pagi tadi. Kemudian dilakukan pemantauan. Lantas diketahui AP kedapatan mengambil barang larangan dan pembatasan ekspor tersebut dari truk ke trolly yang selanjutnya ditujukan untuk dimuat ke pesawat pada pukul 06:00 WITA.

“Pada saat penggeledahan dilakukan terhadap AP, petugas menemukan barang bukti sebanyak 19 kantong plastik berisi Baby Lobster jenis pasir sebanyak 16.663 ekor dan 1 (satu) kantong plastik berisi Baby Lobster jenis Mutiara sebanyak 529 ekor dengan total seluruhnya sebanyak 17.192 ekor,” kata Himawan Indarjono, Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Senin (2/9).

Saat itu, barang bukti disembunyikan AP dalam tas yang disamarkan dengan wadah karton bertuliskan “Paper Cup”. Nilai jual atas keseluruhan barang bukti tersebut ditaksir sebesar Rp 2.605.250.000.

Atas perbuatannya, AP dapat diduga telah melanggar Pasal 53, Ayat 4, UU 17 tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan.

“Saat ini, barang bukti telah diserahterimakan ke Penyidik Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu Dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Denpasar untuk ditindaklanjuti,” pungkas Himawan. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.