The news is by your side.

Pengusaha Suvenir asal Belanda Diadili Kasus Pengiriman Satwa Dilindungi

0

Oleh: Ari  |

Balicitizen.com, Denpasar – Hakim di Pengadilan Negeri Kota Denpasar mengadili seorang pengusaha asal Belanda bernama Eric Roer (56) yang mengekspor bagian tubuh satwa dilindungi dalam bentuk suvenir dari Bali ke Belanda.

Jaksa I Made Lovi Pusnawan yang diwakilkan Jaksa Ni Luh Oka Ariani, membacakan dakwaan. Dalam dakwaannya disebutkan jika kasus ini suda lintas negara, yang sebelumnya adalah pelimpahan dari Kejagung.

“Terdakwa telah melakukan bisnis pengiriman suvenir rangka hewan langka diketahui sejak tahun 2015,” kata Jaksa Oka.

Terdakwa diamankan di Jalan Werkudara Pondok Durian No.5 Legian Kaja Badung. “Terdakwa merupakan pengusaha dalam bidang penjualan dan pengiriman barang kerajinan tangan dari Bali ke Belanda,” imbuhnya.

Upaya penyelundupan oleh terdakwa terendus petugas diawali dari adanya laporan Kepolisian Belanda kepada pihak Bea Cukai Rotterdam pada 5 Juli 2016 lalu.

Diketahui sejak tahun 2015 hingga tahun 2017 memang telah melakukan pengiriman bagian tubuh satwa liar yang dilindungi dari Bali ke Belanda bersama-sama dengan kerajinan tangan.

Terdakwa memperoleh souvenir tersebut dari Art-Shop yang ada di Bali. Kemudian barang yang dibelinya dikemas dan dikirim melalui jasa Ekspedisi Laut, tujuan pengiriman Timmers.

Modusnya ekspor barang kerajinan tangan yang terbuat dari bagian tubuh satwa yang dilindungi dari Bali ke Belanda. Art Shop yang menyediakan barang itu juga dipidanakan dan sudah berproses untuk diadili. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.